STAI Rawa Aopa Gelar Wisuda, Resmi Bertransformasi Menjadi Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa

- Jurnalis

Kamis, 22 Mei 2025 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KENDARI, TRISAKTINEWS.COM – Suasana haru, penuh syukur, dan kebanggaan menyelimuti Auditorium Hotel Claro, Kendari, Kamis (22/5/2025), saat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rawa Aopa menggelar wisuda ratusan mahasiswanya.

Namun, bukan hanya prosesi wisuda yang menjadi sorotan — momen bersejarah juga tercipta dengan diserahkannya Surat Keputusan (SK) resmi dari Kementerian Agama RI yang menandai perubahan status STAI Rawa Aopa menjadi Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa.

Dalam seremoni yang penuh khidmat itu, hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya perwakilan Kopertais Kementerian Agama RI, pejabat pemerintah daerah Konawe Selatan, para pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam se-Sulawesi Tenggara, tokoh masyarakat, serta para orang tua wisudawan.

Ketua STAI Rawa Aopa dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi terhadap perjuangan para mahasiswa. “Hari ini adalah bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras kalian. Ilmu yang telah kalian tempuh menjadi bekal untuk berkontribusi bagi agama, bangsa, dan negara,” ucapnya dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Momentum HJB ke-695, Andi Heryanto Bausad: Jadi Momentum Perubahan dan Persatuan Masyarakat

Puncak acara terjadi saat Sekretaris Kopertais Wilayah VIII menyerahkan SK perubahan status kelembagaan dari STAI menjadi IAI Rawa Aopa. Penyerahan SK tersebut disambut tepuk tangan meriah, sebagai simbol dimulainya babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam di kawasan Rawa Aopa dan Sulawesi Tenggara.

Ketua Dewan Pembina IAI Rawa Aopa, Al Asri, S.Pd., MM., menegaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis menuju peningkatan mutu. “Kami berkomitmen membawa IAI Rawa Aopa menjadi institusi unggul, melahirkan generasi berdaya saing global dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Baca Juga :  Spirit Ramadhan: Mempertahankan Kedermawanan dan Kepedulian

Seiring alih status menjadi institut, IAI Rawa Aopa diharapkan dapat mengembangkan lebih banyak program studi, meningkatkan kualitas riset, serta memperluas jangkauan pengabdian masyarakat. Wisuda tahun ini meluluskan sarjana dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari pendidikan Islam, dakwah, ekonomi syariah, hingga studi sosial kemasyarakatan.

Komite Saintifik SEAAM, Ismail Suardi Wekke, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya. “Semoga tetap baik dan mempertahankan yang telah dibangun,” ujar Ismail, menyambut baik perubahan status kelembagaan ini.

Dengan semangat baru sebagai Institut, IAI Rawa Aopa kini bersiap menapaki perjalanan baru sebagai pilar pendidikan tinggi Islam yang inklusif, progresif, dan kontributif untuk kemajuan daerah dan bangsa.(*/red)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA