Oleh: Nurhidayah, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Semester Empat Universitas Muhammadiyah Bone
TRISAKTINEWS.COM, — Masyarakat dan pelajar di Desa Lemoape Kecamatan Palakka saat ini memanfaatkan akses jalan sementara untuk menunjang aktivitas sehari-hari selama pembangunan jembatan baru yang sedang berlangsung. Akses tersebut dibuat dengan menyusun karung berisi pasir di area sungai agar masyarakat tetap dapat melintas.
Pembangunan jembatan baru tersebut mulai dikerjakan pada 20 Mei 2026 dengan sumber anggaran yang berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat.
Jembatan yang sedang dibangun merupakan jalur utama yang menghubungkan beberapa wilayah di desa dan menjadi akses penting bagi warga, termasuk para pelajar yang setiap hari berangkat ke sekolah. Selama proses pembangunan berlangsung, mereka harus melewati jalur sementara tersebut untuk mencapai tujuan masing-masing.
Kondisi akses sementara menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim hujan. Meningkatnya debit air sungai kerap membuat jalur tersebut sulit dilalui dan berpotensi menghambat aktivitas masyarakat. Bahkan, saat hujan deras, area sekitar sungai dapat tergenang sehingga warga harus lebih berhati-hati ketika melintas.
Meski demikian, masyarakat menyambut baik pembangunan jembatan baru tersebut. Jembatan lama yang terbuat dari kerangka besi dan beralas kayu sudah mengalami kerusakan di sejumlah bagian dan dinilai kurang aman untuk digunakan dalam jangka panjang. Selain itu, kondisi jembatan yang mulai rapuh sering menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna jalan.
Dengan dibangunnya jembatan yang lebih kokoh dan permanen, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar. Keberadaan jembatan baru nantinya juga diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mempermudah pelajar dalam menempuh perjalanan menuju sekolah.
Pembangunan jembatan tersebut saat ini masih terus berlangsung dan diharapkan dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal tanpa harus menggunakan akses sementara.
Penulis : Nurhidayah
Editor : Admin Redaksi








