Sekda Sinjai Hadiri Rapat Klinik RTRW, Dorong Tata Ruang yang Selaras dan Responsif

- Jurnalis

Senin, 4 Agustus 2025 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Sekretaris Daerah Sinjai A. Jefrianto Asapa mengikuti rapat klinik revisi sekaligus sinkronisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang digelar Pemerintah Provinsi Sulsel di Ruang rapat Maminasata Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (4/8/2025).

Tak hanya A. Jefri, rapat ini juga diikuti Kepala Dinas SDACKTR Provinsi Sulsel Ir. A. Darmawan Bintang beserta jajarannya, para Kepala OPD, Tim Pendamping Penyusunan RTRW Kab. Sinjai, dan Forum Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Energi Desa, Pemkab Sinjai Bahas Hibah PLTS Pulau Sembilan

Rapat klinik dan sinkronisasi bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai ini dilakukan dalam rangka penyelarasan RTRW Provinsi Sulsel dengan rencana pembangunan kabupaten.

Langkah ini penting untuk memastikan pembangunan daerah berjalan selaras, terpadu, dan berkelanjutan.

“Rapat ini dilakukan untuk menyelaraskan pandangan antara Kabupaten dan Provinsi dalam mewujudkan tata ruang yang berkualitas, berkelanjutan, dan responsif terhadap dinamika pembangunan,”ungkap A.Jefri.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, Warga Antusias Belanja Kebutuhan Pokok

Karena itu, Sekda Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa berharap agar kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi yang konstruktif, terbuka, dan solutif, saling menyampaikan masukan, dan memperjelas titik-titik krusial.

“Saya berharap rapat ini menjadi ruang diskusi yang konstruktif, untuk menyelaraskan pandangan antara kabupaten dan provinsi dalam mewujudkan tata ruang yang berkualitas, berkelanjutan, dan responsif terhadap dinamika pembangunan,”harap A. Jefri. (*/nurman)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA