Wabup Bone Hadiri Pengukuhan BPP-KKSS 2025–2030, Dukung Penguatan Peran Masyarakat Sulsel di Tingkat Nasional

- Jurnalis

Minggu, 22 Juni 2025 - 20:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TRISAKTINEWS.COM — Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin (AAP) menghadiri Pengukuhan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Dan Orientasi Program Kerja BPP – KKSS Tahun 2025-2030, di JS Luwansa Hotel & Convention Centre Jakarta, Jl. HR Rasuna Said Kuningan Jakarta Selatan, Ahad (22/6/2025).

Kegiatan BPP-KKSS Tahun 2025-2030 dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) RI sekaligus Ketua Umum BPP – KKSS Tahun 2025-2030 Terpilih Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP.

Lalu, Sekretaris Jenderal BPP – KKSS yang Juga Merupakan Menteri Perlindungan Pekerja RI Migran H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si, Menteri Agama RI Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Dr. Supratman Andi Agtas, SH., MH, dan Para Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih.

Adapun Tema dari kegiatan ini “Merajut Kebersamaan,Mengokohkan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Megabdi Untuk Negeri”.

Pada sambutan Ketua Panitia Dr. Chaerul Amir, S.H., M.H, menyampaikan sekitar 1000-an undangan menghadiri pengukuhan yang berasal dari berbagai provinsi.

Baca Juga :  Sepeda Motor Pelaku Balap Liar di Bone Bisa Diambil Setelah Idul Fitri

Mentan RI sekaligus Ketua Umum BPP – KKSS Tahun 2025-2030, Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada semua undangan atas kehadiranya.

Kata Andi Amran, peran KKSS sebagai wadah persatuan warga Sulawesi Selatan yang telah berusia 50 tahun lebih, agar selalu menjaga silaturahmi, meningkatkan taraf ekonomi, pendidikan dan jaringan.

“Dengan ber-KKSS kita memperbanyak silaturahmi, meningkatkan ekonomi, saling mendukung, memperbaiki pendidikan, memperluas jaringan dan kerjasama,” seru Andi Amran.

Kata Andi Amran, KKSS bergerak cepat dan melakukan peletakan batu pertama sekolah KKSS di Kabupaten Gowa dengan membangun sekolah unggulan KKSS di lima titik di wilayah Indonesia yaitu wilayah Bulungan Kalimantan Utara, Samarinda Kalimantan Timur, Banjarmasin Kalimantan Selatan, Gowa Sulawesi Selatan, Kendari Sulawesi Tenggara dimana siswa sekolah unggulan KKSS akan menguasai paling sedikit tiga bahasa, Inggris, Arab, dan China.

Pada Kesempatan itu juga BPP – KKSS Periode 2025-2030 Melakukan penandatangan MoU dengan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin hadir mewakili Bupati Bone Andi Asman Sulaiman untuk hadir pada kegiatan Pengukuhan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Dan Orientasi Program Kerja BPP – KKSS Tahun 2025-2030.

Baca Juga :  Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta

Wabup Bone menyampaikan bahwanacara pengukuhan ini menandai dimulainya kepengurusan baru BPP KKSS periode 2025-2030, dengan Andi Amran Sulaiman sebagai ketua umum terpilih.

Acara ini juga menjadi ajang orientasi program kerja BPP KKSS untuk periode tersebut, yang diharapkan dapat membawa organisasi ini semakin maju dan berkontribusi bagi masyarakat indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.

“Dimana kontribusi ini sangat beragam dan signifikan baik skala lokal, regional, maupun nasional serta masyarakat Sulsel kita ketahui berperan aktif dalam berbagai sektor, termasuk pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata serta pelestarian budaya dan tradisi serta dalam pembangunan daerah dan nasional melalui berbagai kegiatan ekonomi, sosial dan budaya,” jelas Andi Akmal Pasluddin.

Adapun hikmah dan doa dibawakan oleh Dr. (H.C.) Drs. H. Adi Hidayat, Lc., M.A. serta pada kegiatan ini diselingi hiburan berupa penampilan artis serta stand up komedi. (*/rls)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA