Wanita Paruh Baya Tewas Tertabrak KA Jenggala di Depan Maspion 3 Gedangan

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, TRISAKTINEWS.COM — Warga sekitar kawasan industri Maspion 3, Desa Tebel, Gedangan, dikejutkan dengan insiden tragis. Seorang wanita paruh baya tewas setelah tertabrak KA Jenggala dan terseret sekitar 50 meter.

Diduga korban lengah atau tidak menyadari kereta jurusan Babat – Sidoarjo itu tengah melintas saat menyeberang rel sekitar pukul 09.33 WIB.

Tubuh korban ditemukan dalam posisi telungkup tak jauh dari rel. Di dekatnya, sepasang sandal jepit merah tergeletak. Tak ada identitas yang melekat di tubuh korban, dan hingga kini belum ada satu pun pihak keluarga yang datang. Dugaan sementara, korban tidak menyadari keberadaan kereta saat hendak menyeberang rel dari arah timur ke barat.

Baca Juga :  Ngabuburit, Kabag Ops Brimob Polda Sulsel Gowes Keliling Makassar

Dari informasi yang dihimpun, korban memiliki ciri-ciri bertubuh agak gemuk, berumur sekitar 50 tahunan dengan rambut lurus. Saat kejadian ia memakai pakaian atasan hitam dan bawahan hitam.

Kapolsek Gedangan Kompol Ari Priambodo membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut, saat petugas datang ke lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Terjadi kecelakaan kereta api terhadap seorang perempuan paruh baya yang belum ada identitasnya, lokasinya di depan Maspion 3 yang berada di wilayah Gedangan. Dari tubuh korban tidak ditemukan identitas sama sekali, dan belum ada orang yang mengaku sebagai keluarganya,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media di lokasi kejadian, Rabu (6/8).

Baca Juga :  Sinergi Strategis: LTMI HMI Makassar Timur dan Dewan Pendidikan Maros Siapkan Pengabdian Masyarakat Kolaboratif

Menurut Ari, kereta yang menabrak korban adalah KA Jenggala. “Kronologinya diperkirakan saat kejadian korban menyeberang dari arah timur ke barat melintasi rel kereta tidak konsentrasi sehingga tertemper kereta,” imbuhnya.

Pihak kepolisian telah mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Sementara itu, proses identifikasi dan pencarian keluarga masih terus dilakukan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Polsek Gedangan atau rumah sakit terdekat. (Redho)

Berita Terkait

Bandara Sultan Hasanuddin Berfungsi Ganda: Gerbang Penerbangan dan Juga Forum Inovasi dan Riset
Wabup Bone Jemput Bola ke Kementerian UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Go Digital
Transformasi Bandara Sultan Hasanuddin: Jadi Ruang Kolaborasi Riset dan Inovasi Lintas Sektor
Wabup Bone Hadiri Rakor Integrasi Pertanahan dan Akselerasi Ekonomi di Kantor Gubernur Sulsel
Brimob Sulsel Gelar Apel Kesiapsiagaan May Day 2026, Cek Personel dan Perlengkapan PHH
Kuota 65 Media Picu Polemik, Transparansi Advertorial Kominfo Sidoarjo Dipertanyakan
768 Pasang Adu Strategi di Domino Bupati Cup II Luwu Utara, Perebutkan Hadiah Ratusan Juta
Bupati Bone Wacanakan WFH Setiap Rabu untuk ASN, Tekan Konsumsi BBM

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:49 WITA

Bandara Sultan Hasanuddin Berfungsi Ganda: Gerbang Penerbangan dan Juga Forum Inovasi dan Riset

Kamis, 30 April 2026 - 16:44 WITA

Wabup Bone Jemput Bola ke Kementerian UMKM, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas dan Go Digital

Rabu, 29 April 2026 - 15:53 WITA

Transformasi Bandara Sultan Hasanuddin: Jadi Ruang Kolaborasi Riset dan Inovasi Lintas Sektor

Rabu, 29 April 2026 - 15:47 WITA

Wabup Bone Hadiri Rakor Integrasi Pertanahan dan Akselerasi Ekonomi di Kantor Gubernur Sulsel

Rabu, 29 April 2026 - 15:41 WITA

Brimob Sulsel Gelar Apel Kesiapsiagaan May Day 2026, Cek Personel dan Perlengkapan PHH

Berita Terbaru