Wajah Bahagia di Batch 6 “Cuti Kasih Sayang”: Saat Tas Sekolah Menjadi Simbol Harapan bagi Anak Morowali

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOROWALI, TRISAKTINEWS.COM — Ada yang berbeda dari pelaksanaan Training Batch 6 Program “Cuti Kasih Sayang” kali ini. Di tengah diskusi hangat mengenai pola asuh dan penguatan keluarga, Yayasan IMIP Peduli memberikan sebuah kejutan yang menyentuh hati: deretan tas sekolah baru dan paket alat tulis yang siap dihantarkan ke tangan anak-anak yang paling membutuhkan.

Program yang awalnya dirancang untuk membekali karyawan dengan ilmu parenting, kini melebarkan sayap kasih sayangnya. Yayasan IMIP Peduli membuktikan bahwa filosofi “kasih sayang” tidak boleh berhenti di dalam pagar rumah karyawan, melainkan harus mengalir hingga ke teras-teras rumah masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah industri.

Kado Kecil untuk Mimpi yang Besar

Bagi sebagian orang, sebuah tas sekolah mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi anak-anak kurang mampu di pelosok Morowali, kado ini adalah suntikan semangat baru.

Baca Juga :  Memaknai ulang Serikat Pekerja: Bukan lawan tanding, tapi kawan seiring

— Penyaluran yang Personal: Ratusan paket alat tulis dan tas dibagikan secara simbolis, membawa pesan bahwa masa depan mereka tidak diperjuangkan sendirian.

— Meringankan Beban Pundak Orang Tua: Di balik tas-tas baru ini, ada orang tua yang menghela napas lega karena satu beban biaya pendidikan anak mereka telah teringankan.

— Misi Melawan Keterbatasan: Program ini memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi seorang anak untuk melangkah tegak ke sekolah.

Lebih dari Sekadar Teori Pengasuhan

Pelatihan Batch 6 ini memberikan pelajaran berharga bagi para peserta: bahwa mendidik anak juga berarti mengajarkan kepedulian sosial. Dengan menyisipkan aksi berbagi paket pendidikan, Yayasan IMIP Peduli menunjukkan bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga (work-life balance) akan jauh lebih bermakna jika dibarengi dengan kebermanfaatan bagi sesama.

Baca Juga :  Jelang Demo Besar di PT IMIP dan Kinrui/KXNI, SBIMI Serukan Rapat Konsolidasi Akbar Seluruh Anggota

“Program Cuti Kasih Sayang Batch 6 ini bukan hanya soal teori di kelas pelatihan, tapi tentang aksi nyata. Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di sekitar kita memiliki perangkat yang layak untuk meraih cita-cita mereka,” ujar salah satu panitia IMIP Peduli dengan nada haru.

Menanam Kebaikan, Menuai Masa Depan

Sambutan hangat dari masyarakat setempat menjadi bukti bahwa inisiatif ini sangat tepat sasaran. Melalui kado kecil berisi buku, pensil, dan tas sekolah ini, Yayasan IMIP Peduli sedang menanam benih harapan.

Diharapkan, dengan dukungan fasilitas belajar yang layak, anak-anak ini dapat belajar dengan lebih percaya diri, hingga kelak mereka mampu memutus rantai kemiskinan dan menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi Morowali.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Kemunafikan Ekologis: Menjual Narasi Hijau di Hilir, Menandatangani Konsesi Tambang di Hulu
Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali
Pelantikan HIMAS DPC Morowali Periode 2026–2031 Berlangsung Khidmat, Dihadiri Tokoh Daerah dan Organisasi
Buruh Di Ujung Tombak: Pulang Kampung Hanya Bawa Nama
Bukan Sekadar Barang Dagangan: Membedah Roh Hukum Ketenagakerjaan.
Menyeruput “SUSU” yang Tak Hangat: Ironi Struktur dan Skala Upah
Suara dari Akar Rumput: Menyisir Lembar Aturan PHK, Membaca Hak yang Kerap Terlupa
Memaknai ulang Serikat Pekerja: Bukan lawan tanding, tapi kawan seiring
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:19 WITA

Kemunafikan Ekologis: Menjual Narasi Hijau di Hilir, Menandatangani Konsesi Tambang di Hulu

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:14 WITA

Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali

Senin, 11 Mei 2026 - 12:40 WITA

Pelantikan HIMAS DPC Morowali Periode 2026–2031 Berlangsung Khidmat, Dihadiri Tokoh Daerah dan Organisasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:27 WITA

Buruh Di Ujung Tombak: Pulang Kampung Hanya Bawa Nama

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:32 WITA

Bukan Sekadar Barang Dagangan: Membedah Roh Hukum Ketenagakerjaan.

Berita Terbaru