BAHODOPI, TRISAKTINEWS.COM — Langkah nyata dalam memperkuat posisi tawar dan perlindungan hak-hak pekerja kembali diambil oleh para buruh di sektor industri Morowali PT. IMIP. Pada hari Selasa (12/05/2026), Pengurus Komisariat (PK) Federasi Industri, Kimia, Energi, dan Pertambangan (FIKEP) KSBSI PT. OSMI Site Morowali resmi dibentuk.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Sekretariat FIKEP KSBSI Morowali, Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, mulai pukul 14:00 WITA – Selesai. Pembentukan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi karyawan PT. OSMI dalam membangun wadah komunikasi yang terorganisir, terstruktur dan massif.
Sebanyak 14 karyawan PT. OSMI hadir sebagai deklarator dalam pertemuan tersebut. Proses pembentukan ini juga mendapat pendampingan langsung dari jajaran Dewan Pengurus Cabang (DPC) FIKEP KSBSI Morowali untuk memastikan mekanisme organisasi berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Melalui proses musyawarah yang demokratis, forum secara resmi menyepakati struktur kepemimpinan inti PK FIKEP KSBSI PT. OSMI untuk periode berjalan.
Adapun nama-nama yang terpilih adalah:
Ketua: Farawansyah Salam, S.Pd
Sekretaris: Aspiyandi, S.H
Bendahara: Ray Liandy J, S.T
Ketua terpilih, Farawansyah Salam, menyatakan bahwa pembentukan komisariat ini bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak bagi para pekerja untuk memiliki saluran aspirasi yang legal dan kredibel.
“PK FIKEP KSBSI PT. OSMI hadir sebagai wadah perjuangan, komunikasi, dan aspirasi bagi seluruh rekan-rekan buruh. Fokus utama kami adalah memastikan hak dan kepentingan buruh terpenuhi sesuai dengan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,” tegasnya.
Ketua DPC FIKEP KSBSI Morowali dan Ketua Bidang Konsolidasi dan Program menyambut baik inisiatif para karyawan PT. OSMI. Dengan terbentuknya kepengurusan ini, diharapkan sinergi antara pekerja dan perusahaan dapat terjalin lebih harmonis melalui dialog-dialog sosial yang konstruktif.
Terbentuknya PK di PT. OSMI menambah daftar panjang keterwakilan serikat buruh FIKEP KSBSI di wilayah lingkar industri Morowali, yang diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi kesejahteraan tenaga kerja di Sulawesi Tengah.
Penulis : aspi
Editor : Admin Redaksi








