Bone Diproyeksi Jadi Pusat Pembibitan Kakao, Dirjen Perkebunan Resmikan Nurseri di Ponre

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 21:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.CM — Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Abd. Roni Angkat, S.TP., M.Si., bersama Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., melakukan serah terima Nurseri Tanaman Perkebunan kepada para petani di Desa Turu Adae, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembibitan komoditas perkebunan di wilayah Bone.

Camat Ponre dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kunjungan Dirjen Perkebunan. Ia berharap nurseri tersebut menjadi fasilitas yang mampu mendukung peningkatan produksi petani di Ponre.

“Selamat datang Pak Dirjen di Turu Adae. Semoga fasilitas ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat dimanfaatkan hingga menghasilkan produksi yang memuaskan,” ujarnya.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa kehadiran langsung Dirjen Perkebunan menjadi momentum penting bagi penguatan sektor perkebunan di Bone, khususnya untuk komoditas tebu dan kakao.

“Jarang Dirjen turun langsung menyaksikan proses pengembangan mulai dari pengelolaan tanah hingga penyediaan bibit. Kita berharap ke depan, dengan bantuan Pak Menteri dan Pak Dirjen, Bone bisa menjadi pusat pembibitan kakao sehingga dapat menyalurkan benih ke daerah lain,” kata Wabup.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Rencanakan Penataan Jalan Jenderal Sudirman dan Dr. Hamka, Wujudkan Kota Lebih Indah dan Nyaman

Ia juga menyampaikan harapan agar harga kakao kembali stabil dan meningkat, sehingga kejayaan komoditas tersebut dapat kembali diraih petani Bone. Wabup menekankan pentingnya memanfaatkan setiap lahan yang ada, mengingat banyaknya bantuan pemerintah pusat yang telah dikucurkan.

“Jangan biarkan ada lahan kosong. Bantuan dari Presiden dan Menteri Pertanian wajib kita manfaatkan. Bone bukan hanya penghasil padi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daerah penghasil perkebunan,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Perkebunan Dr. Abd. Roni Angkat menegaskan bahwa pemerintah tengah memperkuat sektor perkebunan sebagai penopang devisa negara.

“Saya sangat senang bisa berada di sini. Ke depan, perkebunan adalah sektor penting untuk menaikkan devisa. Kakao kembali menjadi komoditas idola,” ujarnya.

Dirjen menyampaikan bahwa Bone mendapatkan alokasi pengembangan kakao seluas 200 hektare pada tahun ini dan akan meningkat menjadi 1.300 hektare pada tahun depan. Untuk mendukung ekspansi tersebut, pemerintah membangun nursery dan kebun benih induk kelapa dan kakao.

Baca Juga :  Bupati dan Wabup Bone Bayar Zakat di BAZNAS, Dorong Zakat Tepat Sasaran untuk Masyarakat

“Ke depan, fasilitas ini dapat menyuplai calon benih untuk seluruh Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Kita siapkan lahan lima hektare yang mulai dibangun pada 2026,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa permintaan dunia terhadap produk kakao, kelapa milk, dan cokelat terus meningkat, termasuk tebu sebagai bahan baku industri gula. Pemerintah memastikan dukungan penuh kepada petani melalui penyediaan bibit, fasilitas pengolahan, hingga kepastian pembeli hasil produksi.

“Jika diperlukan, kita bangun pabriknya di sini, asalkan bahan bakunya cukup. Bantuan benih, pengolahan, dan panen sudah pasti ada pembelinya,” ungkapnya.

Dirjen juga mengaku bangga karena seluruh komoditas yang menjadi prioritas Kementerian Pertanian kopi, kakao, kelapa, dan tebu dapat dikembangkan di Bone.

“Mudah-mudahan langkah ini dapat meningkatkan produksi pertanian, khususnya di bidang perkebunan,” tutupnya.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Akhlak Tergerus Gempuran Teknologi, Wabup Bone Ajak Warga Kembali Meneladani Rasulullah
Antrean BBM Mengular di Makassar, Brimob Polda Sulsel Turun Langsung Atur Kendaraan dan Jaga Ketertiban
ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 01:17 WITA

Akhlak Tergerus Gempuran Teknologi, Wabup Bone Ajak Warga Kembali Meneladani Rasulullah

Sabtu, 12 September 2026 - 01:14 WITA

Antrean BBM Mengular di Makassar, Brimob Polda Sulsel Turun Langsung Atur Kendaraan dan Jaga Ketertiban

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Berita Terbaru