Pemkab Sinjai Raih Penghargaan di Green Leadership Forum II Berkat Inovasi Kebijakan Lingkungan Berbasis EFT

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 08:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kembali meraih Penghargaan Khusus dalam ajang Green Leadership Forum (GLF) II Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Selasa (29/07/2025).

Penghargaan tersebut diberikan atas penerapan kebijakan Ecological Fiscal Transfer (EFT) yang dinilai berhasil mendorong pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan di tingkat desa.

Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif hadir langsung dalam forum tersebut dan menjadi salah satu narasumber utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia membawakan materi berjudul “Kebijakan Take Sinjai untuk Mendukung Peningkatan Kualitas Lingkungan yang Lestari” yang menyoroti inovasi kebijakan daerah dalam integrasi aspek ekologi ke dalam pengelolaan anggaran desa.

Baca Juga :  Panen Perdana Semangka Non Biji di Desa Kalobba, Sinjai Ekspor ke NTT dan NTB

“Kami mereformulasi alokasi dana desa (ADD) dengan menambahkan indikator kinerja ekologi desa ke dalam penilaian Alokasi Kinerja (ADDK) tahun 2024 yang mulai diterapkan pada anggaran 2025,” ujar Bupati Ratnawati dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut dirancang agar pembangunan lingkungan yang lestari tidak hanya menjadi komitmen, tetapi juga menjadi bagian dari dokumen perencanaan strategis, seperti RPJMD dan Renstra OPD teknis.

“Harapannya, desa-desa di Sinjai terdorong untuk mengelola lingkungan secara berkelanjutan, karena keberhasilan ekologi menjadi bagian dari penilaian kinerja mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Ramadan dan Teknologi: Spiritualitas di Era Digital

Green Leadership Forum II Sulsel sendiri dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, para kepala daerah, pakar lingkungan, dan aktivis pembangunan berkelanjutan dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Forum ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai kebijakan perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas ekologi, dan transformasi menuju pembangunan rendah karbon.

Penghargaan yang diterima Pemkab Sinjai menjadi bentuk apresiasi terhadap komitmen dan inovasi daerah dalam menyelaraskan kebijakan fiskal dengan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan. (*/nurman)

Berita Terkait

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah
Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi
Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan
Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan
“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim
Isu Pungli Seret Oknum PPA di Jatim, Penanganan Anak di Bawah Umur Dipertanyakan
Bentuk Penghargaan Jelang Purna Bakti, Dua Personel Polres Bulukumba Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
Gandeng BSI, Pemkab Bone Dorong Literasi Keuangan Syariah Melalui Program Bone Berhaji

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:36 WITA

Komunitas Perempuan Sidoarjo Bagi Ribuan Takjil, Serukan Perdamaian Dua Pimpinan Daerah

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:53 WITA

Andi Akmal Pasluddin Sambut Bahsanuddin, Bone–Tanah Bumbu Jajaki Kerja Sama Pertanian dan Investasi

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:50 WITA

Sidak Nurul Azizah Ungkap Dugaan Ketidaksesuaian Proyek BKKD Desa Ngampal, Inspektorat Bongkar Konstruksi Jalan

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:18 WITA

Polres Bulukumba Gelar Buka Puasa Bersama Anak Panti, Restu Wijayanto Serahkan Santunan

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:34 WITA

“Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, Wabup Bone Apresiasi Kepedulian untuk Anak Yatim

Berita Terbaru