TP-PKK Sinjai Gelar Rakor Penguatan Program Kesehatan Ibu dan Anak, Rozalina A. Mahyanto Tekankan Sinergi dan Peran Kader

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sinjai menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi seluruh elemen PKK dalam mendukung program KIA di tingkat dasar, khususnya Pokja IV sebagai ujung tombak program kesehatan.

​Bertempat di Aula Kantor TP-PKK Kabupaten Sinjai, Rakor ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, dan diikuti oleh seluruh Ketua Kelompok Kerja (Pokja) IV dari tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Sinjai. Pokja IV sendiri fokus pada bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat, Kamis (16/10/2025)

​Dalam sambutannya, Rozalina A. Mahyanto menegaskan bahwa Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan indikator penting dalam pembangunan manusia. Ia menyoroti bahwa angka kematian ibu dan anak hingga saat ini masih menjadi tantangan besar.

Baca Juga :  Meriahkan HUT ke-80 RI, DWP Sinjai Gelar Lomba Tradisional dan Bazar

​”Diperlukan kerja bersama yang terarah, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Rozalina.

Ia memandang TP-PKK memiliki posisi yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah di bidang pemberdayaan keluarga, karena PKK bergerak langsung di tengah masyarakat melalui 10 Program Pokok PKK, terutama pada Pokja IV.

​Rozalina memaparkan peran nyata yang dapat dilakukan oleh kader PKK dalam upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak, antara lain melalui penyelenggaraan kegiatan rutin seperti posyandu, kelas ibu hamil, sosialisasi gizi seimbang dan pencegahan stunting dan edukasi pola asuh anak yang tepat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Sinjai ini juga mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendampingi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan keluarga dengan balita. Ia menekankan bahwa kader PKK adalah ujung tombak perubahan di lingkungannya masing-masing.

​Lebih lanjut, Rozalina mendorong penguatan kerja sama lintas sektor dengan Puskesmas, Bidan Desa, dan lembaga pendidikan. Hal ini penting agar program KIA dapat lebih terintegrasi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan, imunisasi, ASI eksklusif, serta gizi seimbang untuk anak.

“Mari kita jadikan keluarga sebagai pusat ketahanan bangsa, karena dari keluarga yang sehat dan bahagia, akan lahir generasi cerdas dan berdaya saing,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai dan BI Sulsel Gelar Edukasi Keuangan Digital bagi Ibu-Ibu PKK dan DWP

​Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan lahir sinergi nyata antara Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh kader PKK dalam mewujudkan visi besar: “Ibu Sehat, Anak Cerdas, Keluarga Bahagia.”

Penulis : Nurman

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA