Bupati Bone Kembali Tindak Tegas Tiga ASN, Begini Kata Plt Kepala BKPSDM Bone

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 16:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, kembali mengambil tindakan tegas dengan memberhentikan sementara tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.

Informasi ini dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam.

“Bapak Bupati Bone telah menandatangani Surat Keputusan pemberhentian sementara terhadap tiga ASN lingkup Pemkab Bone,” kata Edy, Kamis (17/4/2025).

Baca Juga :  Jelang Pilkada Serentak, Kapolres Bulukumba Silaturahmi dan Gelar FGD Bersama HMI.

Ketiga ASN tersebut diberhentikan karena terjerat dugaan kasus hukum, masing-masing dua orang terkait kasus narkoba dan satu orang terlibat tindak pidana korupsi.

Adapun identitas ketiganya yakni:

  • A, seorang guru di SDN 131 Tocinnong, Kecamatan Amali (terjerat kasus narkoba),
  • MA, staf Kantor Kecamatan Amali (terjerat kasus narkoba),
  • S, Sekretaris Desa Jompie (terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi).
Baca Juga :  Bupati dan Wabup Bone Ajak Warga Manfaatkan Car Free Day untuk Hidup Sehat

“Dua orang karena narkoba, satu orang karena korupsi,” jelas Edy.

Langkah tegas ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk menjaga integritas dan profesionalisme aparatur sipil negara di wilayahnya. Pemerintah daerah juga menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap ASN yang terlibat kasus hukum, terutama narkoba dan korupsi. (*/ril/iwn)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 127 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA