BONE, TRISAKTINEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem kepada seluruh masyarakat Bone menyusul rilis terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Ahad, 10 Mei 2026.
Dalam imbauan resmi tersebut, Kabupaten Bone dinyatakan masuk dalam kategori Waspada dan Siaga terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah.
Kepala BPBD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Ikbal, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan berbagai potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat cuaca ekstrem.
“Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan pohon tumbang, banjir, longsor, hingga gangguan aktivitas masyarakat. Karena itu kami mengimbau warga agar tetap waspada dan terus memantau informasi cuaca dari sumber resmi,”imbauan Kepala BPBD Bone.
Ia juga mengeluarkan sejumlah langkah antisipasi yang perlu diperhatikan masyarakat, di antaranya menghindari berteduh atau berkendara di bawah pohon yang berpotensi tumbang saat hujan dan angin kencang terjadi.
Masyarakat yang tinggal di sekitar lereng bukit, tebing, dan daerah rawan banjir juga diminta lebih berhati-hati serta mengurangi aktivitas di lokasi berisiko tinggi ketika cuaca memburuk.
Selain itu, warga diimbau memastikan saluran air di sekitar rumah tetap bersih dan tidak tersumbat guna meminimalisasi genangan dan banjir. BPBD juga mengajak masyarakat mendukung program penghijauan dan reboisasi sebagai langkah menjaga keseimbangan lingkungan.
Tak hanya itu, masyarakat diminta menghindari area tegangan listrik saat hujan deras berlangsung serta selalu mengikuti perkembangan cuaca melalui informasi terpercaya dari BMKG maupun BPBD setempat.
Imbauan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat di media sosial, mengingat beberapa hari terakhir cuaca di sejumlah wilayah Bone memang kerap berubah drastis, mulai dari panas terik hingga hujan lebat disertai angin.
Kepala BPBD Bone berharap masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kesiapsiagaan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama musim cuaca ekstrem berlangsung.
“Keselamatan diri dan keluarga harus menjadi prioritas utama. Tetap waspada dan saling mengingatkan sesama,” tutup Andi Muh.Ikbal
Penulis : Iwan
Editor : Admin Redaksi








