Mengukir Mimpi: Kisah Naura Melia Putri Menjadi Pembawa Baki Paskibraka Bone

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Naura Melia Putri saat menerima bendera merah putih dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

Naura Melia Putri saat menerima bendera merah putih dari Bupati Bone Andi Asman Sulaiman.

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone patut berbangga hati. Mereka sukses melaksanakan tugas mulia mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Senin (17/8/2026).

Salah satu momen paling membanggakan datang dari Naura Melia Putri, siswi SMA Negeri 13 Bone, yang mendapat kepercayaan sebagai pembawa baki bendera merah putih dalam upacara tersebut. Tugas ini tentu bukan sembarang tugas, ia merupakan simbol penghormatan dan kepercayaan tinggi dari panitia seleksi serta menjadi sorotan utama dalam momen sakral itu.

Siswi kelas XI IPA SMA Negeri 13 Bone itu mendapat kehormatan sebagai pembawa baki bendera Merah Putih pada prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih. Tergabung dalam Pasukan 8, Naura mengemban tugas yang sarat tanggung jawab dan membutuhkan ketenangan, ketelitian, serta kepercayaan diri tinggi.

Bagi putri pasangan Sultan, seorang wiraswasta, dan Hasmi, ibu rumah tangga, kesempatan tersebut bukan sekadar menjalankan tugas kenegaraan. Di balik langkah tegap dan wajah tenang yang terlihat saat upacara, tersimpan proses panjang penuh latihan, disiplin, dan perjuangan mengalahkan rasa cemas.

Baca Juga :  Hari Kedua Operasi Zebra 2025, Satlantas Bone Gencar Sosialisasi ke Pengguna Jalan

“Saya ingin ikut Paskibraka karena ingin melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan mental. Selain itu, saya ingin menambah pengalaman, belajar bekerja sama, serta membanggakan orang tua dan sekolah dengan memberikan yang terbaik,” ujar Naura.

Naura Melia Putri bersama pasukan inti sedang menjalankan tugas membawa baki merah putih pada upacara pengibaran sang merah putih HUT ke-81 RI di Lapangan Merdeka Watampone.

Menjelang prosesi pengibaran, rasa gugup sempat menghampirinya. Ia menyadari bahwa tugas sebagai pembawa baki merupakan amanah besar yang tidak boleh dilakukan dengan kesalahan sedikit pun. Namun, ia berusaha mengendalikan kecemasan itu dengan tetap fokus dan percaya pada kemampuan diri.

“Tentu ada rasa cemas dan was-was karena tugas yang diberikan cukup berat. Tetapi saya berusaha mengendalikan rasa tersebut dengan tetap tenang, percaya pada kemampuan diri, fokus, dan menjalankan tugas dengan sebaik mungkin,” tuturnya.

Keraguan itu akhirnya terbayar ketika prosesi pengibaran berlangsung lancar. Rasa lega dan bangga menyelimuti dirinya setelah berhasil menuntaskan tugas yang menjadi impian banyak pelajar.

Baca Juga :  Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pantau Harga di Pasar Jelang Ramadhan

Bagi Naura, pengalaman menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Bone 2026 bukan hanya tentang mengibarkan bendera. Kebersamaan selama masa latihan, semangat kerja sama, kedisiplinan, dan kepercayaan yang diberikan kepadanya menjadi pelajaran hidup yang sangat berharga.

“Menjadi pembawa baki adalah pengalaman yang sangat berharga karena mengajarkan saya untuk lebih fokus, disiplin, bertanggung jawab, dan percaya diri. Pengalaman ini menjadi salah satu momen yang tidak akan saya lupakan,” katanya.

Naura juga dikenal sebagai pelajar yang aktif berprestasi sejak jenjang SMP hingga SMA. Di balik pencapaiannya sebagai anggota Paskibraka, ia menyimpan cita-cita besar untuk menjadi Polisi Wanita (Polwan). Pengalaman membawa baki Sang Merah Putih diyakininya menjadi bekal penting untuk membentuk mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam meraih impian tersebut.

Kisah Naura menjadi bukti bahwa kepercayaan besar lahir dari proses yang tidak singkat. Dari ruang kelas, lapangan latihan, hingga berdiri membawa baki Sang Merah Putih di hadapan ribuan pasang mata, ia menunjukkan bahwa keberanian, ketekunan, dan disiplin mampu mengantarkan seorang pelajar meraih kehormatan sekaligus mengukir mimpi untuk masa depan.

Penulis : Sugi

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Akhlak Tergerus Gempuran Teknologi, Wabup Bone Ajak Warga Kembali Meneladani Rasulullah
Antrean BBM Mengular di Makassar, Brimob Polda Sulsel Turun Langsung Atur Kendaraan dan Jaga Ketertiban
ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 01:17 WITA

Akhlak Tergerus Gempuran Teknologi, Wabup Bone Ajak Warga Kembali Meneladani Rasulullah

Sabtu, 12 September 2026 - 01:14 WITA

Antrean BBM Mengular di Makassar, Brimob Polda Sulsel Turun Langsung Atur Kendaraan dan Jaga Ketertiban

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Berita Terbaru