Bupati Bone dan TNI Turun ke Sawah, Kajaolaliddong Disiapkan Jadi Sentra Kedelai

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani terus digencarkan di Kabupaten Bone. Kali ini, Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, menjadi titik awal Gerakan Bersama Tanam Kedelai yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Kementerian Pertanian, penyuluh, hingga masyarakat petani, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI A. Abd Azis, S.H., M.H., Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., jajaran Pemerintah Kabupaten Bone, Kementerian Pertanian RI, Kodaeral VI, TNI-Polri, dunia usaha, serta masyarakat setempat.

Gerakan ini bukan sekadar aktivitas menanam benih, melainkan bagian dari langkah strategis membangun kekuatan pangan dari desa sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi petani.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengatakan, kedelai merupakan komoditas penting yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan pangan masyarakat sehari-hari.

“Kedelai ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Dari kedelai lahir tahu, tempe dan berbagai produk olahan yang setiap hari kita konsumsi. Karena itu, gerakan tanam hari ini bukan hanya soal menanam benih, tetapi bagaimana kita membangun kekuatan pangan dari desa dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Andi Asman.

Menurutnya, pengembangan kedelai tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan satu pihak. Diperlukan sinergi antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dunia usaha, dan petani agar program tersebut mampu memberikan hasil berkelanjutan.

“Kalau petani, penyuluh, pemerintah, TNI, dunia usaha dan masyarakat bergerak bersama, yang kita hasilkan bukan hanya kedelai. Kita juga membangun usaha masyarakat, membuka peluang ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan daerah,” katanya.

Di balik semangat meningkatkan produksi, Andi Asman turut menyoroti persoalan penting yang kerap dihadapi petani, yakni kepastian pasar dan penyerapan hasil panen.

Baca Juga :  Bupati–Wabup Bone Gas Pol Target Pembangunan 2026 Lewat Rakor Virtual

Ia menegaskan, keberhasilan program pertanian tidak cukup diukur dari luas lahan yang ditanami atau jumlah benih yang disebar. Hasil produksi harus memiliki jalur pemasaran yang jelas agar memberikan keuntungan nyata bagi petani.

“Petani jangan hanya kita dorong untuk menanam, tetapi harus kita pikirkan juga siapa yang membeli dan bagaimana hasil panennya terserap. Kalau pasar jelas, petani akan lebih yakin, produksi meningkat dan kesejahteraan mereka juga ikut tumbuh,” jelasnya.

Bupati berharap gerakan tanam kedelai di Desa Kajaolaliddong dapat menjadi model pengembangan pertanian yang nantinya diterapkan di wilayah lain di Kabupaten Bone.

“Mari kita mulai dari desa ini. Kita tanam, kita rawat bersama, kita ukur hasilnya dan kita evaluasi. Kalau berhasil, model ini kita kembangkan ke wilayah lain. Kita ingin Kajaolaliddong bukan hanya menjadi tempat menanam kedelai, tetapi bisa menjadi salah satu contoh sentra kedelai di Kabupaten Bone,” tutur Andi Asman.

Sementara itu, Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI A. Abd Azis menyampaikan bahwa gerakan tanam kedelai tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk tindak lanjut dari instruksi Bapak Presiden Republik Indonesia dalam menjaga dan memperkuat ketahanan pangan. TNI memiliki komitmen untuk ikut mengambil bagian dalam upaya tersebut,” ujar A. Abd Azis.

Ia menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga mencakup dukungan terhadap program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia turut menyampaikan pesan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) agar keberadaan prajurit TNI senantiasa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  NASA Space Apps Challenge 2025 Resmi Dimulai, Maros Terpilih Jadi Tuan Rumah Lokal

“Pesan Bapak Kasad sangat jelas, di mana masyarakat membutuhkan, di situ kami diwajibkan hadir. Karena itu, TNI tidak hanya hadir dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraannya,” ungkapnya.

A. Abd Azis juga mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Bone, serta masyarakat Desa Kajaolaliddong yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremoni penanaman, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan, perawatan tanaman hingga masa panen.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Bone dan secara khusus kepada masyarakat Desa Kajaolaliddong yang telah mendukung kegiatan ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini tidak berhenti pada kegiatan tanam saja, tetapi terus berlanjut hingga panen dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Gerakan bersama tersebut diharapkan menjadi awal pengembangan kawasan pertanian kedelai di Kabupaten Bone.

Dengan dukungan pendampingan, kolaborasi lintas sektor, serta kepastian pemasaran hasil produksi, Desa Kajaolaliddong diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu kawasan sentra kedelai.

“Harapan kita, ke depan tempat ini dapat menjadi sentra kedelai. Tentunya hal itu membutuhkan kerja sama, pendampingan dan konsistensi dari semua pihak. Kalau kita mulai bersama dan kita rawat bersama, insyaallah hasilnya juga akan kita nikmati bersama,” pungkas A. Abd Azis.

Melalui gerakan ini, Kabupaten Bone tidak hanya mendorong peningkatan produksi komoditas pangan, tetapi juga berupaya membangun ekosistem pertanian yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Penulis : Iwan/Ril

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja
Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar
Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis
Dari Bone, Doa Keluarga Dr Andi Abbas Mengiringi Amanah Baru Dudung Abdurachman
Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa
Desak DPR Bahas RUU Pidana LGBT, Ini Catatan SEMMI Bone
Ribuan Warga Bone Ikuti Cemme Passili’, Bupati Andi Asman: Jaga Warisan Leluhur

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:03 WITA

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:39 WITA

Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru

Opini

MUAZIN BANGSA DI LINGKAR KEKUASAAN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:58 WITA