KH Chriswanto Tegaskan Jatidiri LDII sebagai Ormas Dakwah Berbasis Keislaman Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 09:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, TRISAKTINEWS.COM — Ketua DPP LDII, KH. Chriswanto Santoso, menegaskan jatidiri LDII sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan di Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Media Gathering jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) LDII Jawa Barat, pada Jumat (14/11).

Dalam paparannya, KH. Chriswanto menjelaskan bahwa LDII memiliki karakter sebagai ormas dakwah yang tumbuh dalam tradisi keislaman Indonesia, sejajar dengan organisasi besar lainnya seperti NU dan Muhammadiyah, dan Persis.

“LDII lahir dari Pancasila. Sejak 1972 kami sudah mengusung Pancasila sebagai dasar organisasi, karena kelahiran LDII terjadi setelah Indonesia merdeka,” ungkapnya.

Chriswanto menguraikan bahwa dari sisi metode pengajian, LDII memiliki kedekatan dengan tradisi NU. Model sorogan, di mana guru dan murid sama-sama memegang kitab lalu mengkaji isi kitab secara langsung, merupakan metode yang juga hidup di LDII, “Bedanya, kalau di NU biasanya dilakukan di pondok pesantren, kalau kami dilakukan di seluruh masjid dan musala. Cara mengajinya sama, semuanya memegang kitab,” jelasnya.

Baca Juga :  Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja LDII Rungkut Gelar Pengajian Luar Biasa Akhir Tahun Inspiratif

Sementara dalam hal pengelolaan lembaga pendidikan, LDII lebih menyerupai pola Muhammadiyah. Seluruh sekolah, pesantren, maupun satuan pendidikan lain berada di bawah yayasan dan organisasi, bukan milik pribadi perorangan.Dengan sistem ini, LDII memastikan keberlangsungan dan standarisasi kualitas pendidikan secara nasional.

“Dalam manajemen pendidikan, kami mirip Muhammadiyah. Kalau di NU biasanya pondok milik kiai, sedangkan Muhammadiyah mengelola sekolah dan pesantren melalui yayasan. Di LDII pun demikian: seluruh satuan pendidikan, baik sekolah maupun pondok pesantren, adalah milik yayasan dan organisasi,” terangnya.

Baca Juga :  Dukung Percepatan Asta Cita, DPP LDII Helat Rakornas III

Chriswanto menegaskan bahwa LDII hadir hampir di seluruh Indonesia dan bersifat terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar agama. Di level daerah, setiap program diselaraskan dengan kebutuhan wilayah, termasuk di Jawa Barat yang memiliki dinamika pembangunan cukup tinggi.

“Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin mengaji bersama kami. Secara nasional LDII sudah hadir di 37 provinsi. Yang belum hanya Papua Pegunungan, sebenarnya ada orangnya, tetapi kamimempertimbangkan faktor keamanan yang membuat aktivitas belum optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran LDII di berbagai daerah memungkinkan program kerja dijalankan secara adaptif. “Kami hadir di mana-mana. Programnya bisa disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan daerah masing-masing,” tutupnya.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru