Dukung Percepatan Asta Cita, DPP LDII Helat Rakornas III

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TRISAKTINEWS.COM — DPP LDII menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III LDII 2025, yang diselenggarakan di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta, pada Jumat (22/8).

Perhelatan itu diikuti sekitar 315 peserta, terdiri dari pengurus harian DPP LDII, Dewan Penasihat Pusat DPP LDII, dan jajaran pengurus harian DPW LDII Provinsi seluruh Indonesia.

“DPP LDII memandang perlunya sinkronisasi hingga Pimpinan Cabang (Kecamatan) dan Pimpinan Anak Cabang (Kelurahan). Hasil evaluasi kami, program kerja DPP LDII mampu dilaksanakan oleh DPD LDII di kabupaten/kota. Namun di tingkat lebih bawah lagi belum merata. Ini tantangan yang perlu diperbaiki terus,” papar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

KH Chriswanto juga mengingatkan, pelaksanaan program kerja harus merata hingga level paling bawah, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Level PC dan PAC paling memahami kondisi lingkungan strategis (lingstra) mereka, dengan demikian mereka bisa mendukung program kerja pemerintah terkait isu-isu kebangsaan, peningkatan kualitas SDM, hingga masalah kesehatan.

“Dinamika global sangat berpengaruh bagi Indonesia pada level internasional, persoalan internasional itu juga bisa merembes ke dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Kita bisa melihat kasus kerawanan pangan global, itu bisa menyentuh langsung nasib para petani hingga masyarakat perkotaan sebagai konsumen,” tegas KH Chriswanto.

Baca Juga :  DPP LDII Gelar Rakorbid KIM Serta LINES 2025 Untuk Perkuat Publikasi Nasional Jelang Munas 2026

Rakornas III ini, menurut Chriswanto menekankan tiga hal: kebangsaan, peningkatan kualitas SDM, dan kesehatan. Tiga hal ini juga menjadi bagian dari Asta Cita Pemerintah, “Problem kebangsaan kita masih berkutat pada moderasi beragama dan toleransi dalam kehidupan agama yang sering terganggu akhir-akhir ini. Di bidang peningkatan kualitas SDM, pemerintah mengupayakan Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis, persoalan stunting dan pemeriksaan kesehatan juga perlu percepatan,” paparnya.

Menurut KH Chriswanto, berbagai persoalan itu menjadi titik fokus Rakornas III, dalam mendukung percepatan Asta Cita. Ia mengingatkan dalam konsep masyarakat madani, ormas adalah mitra pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang tidak tersentuh tangan pembangunan, “Di lain sisi, kami juga memiliki keterbatasan dalam menjalankan program kerja. Tanpa bantuan otoritas, dalam hal ini pemerintah percepatan program kerja kami juga terkendala,” tuturnya.

Tiga program tersebut, sudah menjadi bagian dalam program kerja bertajuk “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”. LDII juga telah menjalankan program kerja tersebut, di bidang kesehatan ia menyontohkan LDII berhasil membantu pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19, “Di Jakarta Timur, kami membantu vaksinasi 200.000 warga. Di seluruh Indonesia, kantor, gedung dan fasilitas majelis taklim menjadi lokasi vaksin,” paparnya.

Baca Juga :  Kemenag Sinjai Gelar Istighosah dan Doa Bersama, Bupati Ajak Warga Jaga Kondusifitas Daerah

Untuk meningkatkan kualitas SDM, LDII membentuk Pendidikan Dasar Kepamongan untuk membangun moralitas anak didik dan penyelenggara pendidikan. Sementara untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan nasionalisme, LDII memiliki program tahunan Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK), Silaturahim Kebangsaan, sosialisasi tentang Bela Negara dan berbagai kegiatan kebangsaan di berbagai wilayah, pondok pesantren, sekolah dan majelis-majelis taklim.

“Rakornas III kali ini, akan digabungkan dengan SVK bekerja sama dengan Lemhannas. Kami menempatkan kebangsaan dalam program kerja prioritas, atau yang pertama dalam Delapan Bidang Pengabdian LDII,” ujarnya. Ia menegaskan, berbicara mengenai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, bagi LDII adalah final, dan itulah yang jadi upaya melanggengkan keberadaan negara-bangsa Indonesia. (Redho)

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA