Kelola Sampah Jadi PAD, Bupati Bone Studi Tiru Ke Sleman

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN, TRISAKTINEWS.COM – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah yang telah terbukti berhasil mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

Dalam kunjungannya, Bupati Bone diterima langsung oleh Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., di Kantor Bupati Sleman. Turut mendampingi Bupati Sleman, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Bidang Persediaan dan Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Kabupaten Sleman.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk studi tiru, melihat langsung bagaimana Sleman mengelola sampah secara modern dan produktif, bahkan mampu menghasilkan PAD hingga Rp5 miliar per tahun,” ujar Bupati Andi Asman.

Baca Juga :  Bupati Bone Kukuhkan Pengurus Perhiptani dan KTNA 2024–2029, Dorong Sinergi Majukan Pertanian Bone

Menurutnya, salah satu kekuatan sistem pengelolaan sampah di Sleman adalah kolaborasi multipihak, termasuk pihak swasta dan UMKM pengelola sampah. Sleman menggandeng jasa pengangkutan sampah swasta dan pelaku usaha mikro dalam pengelolaan sampah di hampir setiap kecamatan melalui depo sampah yang dikelola secara mandiri.

Dari kerjasama tersebut, pemerintah daerah setempat memperoleh retribusi yang masuk sebagai sumber PAD. “Sampah bahkan tidak hanya menjadi tanggungan, tapi telah menjadi aset daerah,” kata Andi Asman.

Tak hanya itu, Sleman juga memanfaatkan teknologi RDF (Refuse Derived Fuel), yaitu mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif bagi industri, seperti pabrik semen. Sementara jenis sampah lain seperti kardus dan rongsokan dikelola untuk dijual kembali, menambah nilai ekonomi dari sektor persampahan.

Baca Juga :  KUHAP Baru dan Politik Pengamanan Negara: Tubuh Warga dalam Bayang-Bayang Kekuasaan

Bupati Bone menambahkan, pengelolaan sampah pasar juga dikelola dengan sistematis. Retribusi diambil dari seluruh pedagang pasar, yang kemudian masuk ke PAD Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan dikelola untuk pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

Bupati Andi Asman berharap, dari kunjungan ini Pemerintah Kabupaten Bone dapat menerapkan sistem serupa yang terintegrasi dan berorientasi pada pemanfaatan ekonomi, sehingga persoalan sampah di Bone tidak hanya teratasi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi keuangan daerah. (*/ril)

Berita Terkait

Warung Az Zahra 2 Resmi Hadir di Sinjai, Coto dan Konro Sapi Lokal Jadi Jagoan
Sempat Jadi Sorotan, BEM UNIASMAN Akui Ada Kekurangan Komunikasi: Begini Sikap Terbarunya
Bukan Sekadar Tilang, Satlantas Bone Sosialisasikan TAR untuk Pantau Perilaku Pengendara
Jelang HUT RI ke-81, Polsek Lau Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Warga
UNIASMAN Luruskan Pemberitaan KIP Kuliah, BEM Akui Belum Konfirmasi ke Kampus Sebelum Berita Terbit
BEM UNIASMAN Desak Klarifikasi dan Transparansi Isu Dugaan Pemotongan Biaya Hidup KIP Kuliah
Demi Turnamen Aman dan Lancar, Kapolsek Bontocani Kawal Langsung Pertandingan Sepak Bola
Bupati Bone Sambangi Perkemahan Pramuka Ponre, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Kemandirian

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:19 WITA

Warung Az Zahra 2 Resmi Hadir di Sinjai, Coto dan Konro Sapi Lokal Jadi Jagoan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:10 WITA

Sempat Jadi Sorotan, BEM UNIASMAN Akui Ada Kekurangan Komunikasi: Begini Sikap Terbarunya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:19 WITA

Bukan Sekadar Tilang, Satlantas Bone Sosialisasikan TAR untuk Pantau Perilaku Pengendara

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:52 WITA

Jelang HUT RI ke-81, Polsek Lau Bagikan Bendera Merah Putih Kepada Warga

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:48 WITA

UNIASMAN Luruskan Pemberitaan KIP Kuliah, BEM Akui Belum Konfirmasi ke Kampus Sebelum Berita Terbit

Berita Terbaru