Islam sebagai Doktrin Peradaban: Membangun Masa Depan Berbasis Nilai-Nilai Ilahi

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Nur Indah Purnama Sari (Aktivis Perempuan)

TRISAKTINEWS.COM – Islam bukan sekadar agama, tetapi juga sebuah doktrin peradaban yang telah membentuk tatanan sosial, politik, ekonomi, dan budaya selama berabad-abad. Dengan ajaran yang mencakup seluruh aspek kehidupan, Islam memberikan landasan bagi peradaban yang berorientasi pada keadilan, ilmu pengetahuan, dan kesejahteraan umat manusia.

Sejarah mencatat bagaimana Islam sejak abad ke-7 telah melahirkan peradaban gemilang, dari Kekhalifahan Umayyah, Abbasiyah, hingga Ottoman. Kota-kota seperti Baghdad, Kairo, dan Cordoba menjadi pusat ilmu pengetahuan, tempat para ilmuwan Muslim mengembangkan matematika, kedokteran, astronomi, serta filsafat. Ajaran Islam yang menekankan pentingnya ilmu telah mendorong lahirnya ilmuwan besar seperti Al-Farabi, Al-Khwarizmi, dan Ibnu Sina.

Baca Juga :  PB HMI Gelar Energy Talk: Mahasiswa Didorong Berperan dalam Ketahanan Energi Menuju NZE 2060

Di era modern, peradaban Islam menghadapi tantangan globalisasi, sekularisasi, serta perkembangan teknologi yang pesat. Namun, Islam tetap relevan sebagai sistem nilai yang mampu menjawab persoalan zaman. Dengan prinsip keadilan sosial, persaudaraan, dan etika bisnis yang kuat, Islam dapat menjadi solusi bagi krisis moral dan ketimpangan ekonomi yang terjadi di banyak negara.

Para cendekiawan Muslim menyerukan agar umat Islam kembali menggali khazanah intelektual Islam, mengharmoniskan ajaran agama dengan kemajuan zaman, dan membangun peradaban berbasis ilmu serta akhlak. Dalam berbagai forum internasional, gagasan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin terus dikembangkan sebagai model peradaban yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  HMI Komisariat Teknik Uhamka Adakan Diskusi Akademik, Ini Yang Di Bahas

Islam sebagai doktrin peradaban bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga visi masa depan. Dengan mengamalkan nilai-nilai Islam secara komprehensif, umat Islam dapat berkontribusi dalam membangun dunia yang lebih harmonis, berkeadilan, dan sejahtera bagi semua umat manusia.

Berita Terkait

Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding
Laba BNI Tembus Rp10,8 Triliun di Semester I 2026, Kredit dan Transaksi Digital Melesat
Warung Az Zahra 2 Resmi Hadir di Sinjai, Coto dan Konro Sapi Lokal Jadi Jagoan
Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas
Membaca Dunia, Memanusiakan Manusia: Menghidupkan Kembali Gagasan Paulo Freire
Pentas Seni Gabungan PAUD Bone Jadi Ajang Tumbuhkan Kreativitas dan Karakter Anak
KEPMI Bone Latenriruwa Audiensi DPRD Sulsel, Bahas Kaderisasi Hingga Kejahatan Terorganisir
SDN 263 Awangtangka Laksanakan Asesmen Sumatif, Bekal Siswa Menuju Jenjang Berikutnya

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:20 WITA

Laba BNI Tembus Rp10,8 Triliun di Semester I 2026, Kredit dan Transaksi Digital Melesat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:19 WITA

Warung Az Zahra 2 Resmi Hadir di Sinjai, Coto dan Konro Sapi Lokal Jadi Jagoan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:14 WITA

Fun Bike NBOD di Makassar Meriah, TNI-Polri dan Masyarakat Perkuat Sinergitas

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:57 WITA

Membaca Dunia, Memanusiakan Manusia: Menghidupkan Kembali Gagasan Paulo Freire

Berita Terbaru