Forbes dan OKP Gelar Aksi Demonstrasi di Polres Bone, Tuntut Kapolres dan Kasat Narkoba Dicopot

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Forum Bersama Anti Narkoba Kabupaten Bone (Forbes) bersama elemen Organisasi Kepemudaan (OKP) di Bone menggelar aksi demonstrasi di depan Polres Bone, menuntut pembersihan institusi kepolisian dari oknum-oknum yang dianggap mencoreng nama baik Polri.

Demonstrasi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap dugaan praktik ketidakadilan dan lemahnya penegakan hukum, khususnya dalam pemberantasan narkoba di wilayah Bone.

Dalam aksi tersebut, massa membawa berbagai spanduk dan poster dengan tulisan seperti “Copot Kapolres Bone” dan “Polres Bone Tidak Becus”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menyoroti kasus yang menunjukkan masih adanya ketimpangan dalam penegakan hukum, seperti yang beredar Chat WhatssApp dugaan tawar menawar yang dilakukan oleh Kasat Narkoba Polres Bone AKP Aswar untuk melepaskan terduga pelaku penyalahguna narkoba.

“Forbes tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan merajalela. Kami hadir untuk menuntut kejelasan dan tindakan tegas terhadap praktik busuk yang merusak kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,”tegas Andi Ardiman selaku Jenderal Lapangan.

Sementara Koordinator Forbes Anti Narkoba Kabupaten Bone, Andi Singkeru Rukka pada kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya bertemu dengan Kasat Narkoba dan mengakui chat tersebut.

Baca Juga :  Satuan Reserse Narkoba Polres Bone Amankan Pelaku Penyalahgunaan Ganja

“Pak Kasat dengan secara langsung di telinga saya, bertemu menyampaikan bahwa yang di WA itu adalah dia. Benar-benar dia,”kata Andi Singkeru Rukka

“Pak Kasat, kita berteman dalam hal kebaikan tapi tidak dalam hal keburukan,”teriak Andi Singkeru Rukka

Sementara Ketua I Forbes Anti Narkoba Bone, Anto Syambani menyampaikan tuntutannya.

“Dalam aksi ini, Forbes menyampaikan lima tuntutan utama, pertama Mendesak Kasat Narkoba Polres Bone untuk mundur, karena dinilai gagal menjalankan tugasnya secara profesional. Kedua, Menuntut Kapolres Bone untuk bertanggung jawab dan segera mengundurkan diri, sebagai bentuk kesadaran atas buruknya tata kelola kepolisian di Bone. Ketiga, Mendesak Polda Sulsel untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum anggota Polda dalam kasus ini, serta memberikan sanksi tegas tanpa tebang pilih. Keempat, Meminta Kapolri untuk mencopot Kasat dan Kanit Satresnarkoba Polres Bone, guna memastikan pembersihan institusi dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Kelima, Mendorong Kapolri untuk melakukan reformasi birokrasi di Polres Bone, agar kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan dan hukum ditegakkan secara profesional dan adil,”kata Anto

Baca Juga :  Amankan Unjuk Rasa, Polres Bone Kedepankan Tindakan Humanis

Tak hanya itu, Anto juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal terus kasus tersebut dan akan kembali melakukan aksi demonstrasi lanjutan bilamana tuntutannya tidak terpenuhi.

“Forbes memberikan ultimatum kepada pihak kepolisian bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi dalam waktu tujuh hari kerja, mereka akan mengambil langkah lebih lanjut, yakni Melaporkan secara resmi ke PROPAM Polda Sulsel dan DIVPROPAM Mabes Polri terkait dugaan pelanggaran etika dan ketidakprofesionalan di Polres Bone. Melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar, sebagai bentuk tekanan agar tuntutan mereka segera dipenuhi,”tegas Anto

Untuk diketahui, saat ini Tim Propam Polda Sulsel akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap AKP Aswar terkait dugaan permintaan uang kepada keluarga tersangka kasus narkoba di Kabupaten Bone untuk dibebaskan. Sebelumnya beredar di beberapa media sosial Grup WhatsApp sebuah tangkapan layar yang diduga adalah Kasat Narkoba meminta uang sebesar 80 juta kepada keluarga terduga pelaku kasus narkoba.

Berita Terkait

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo
Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta
Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”
Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian
Kasus Tudingan Bandar Togel di Pasuruan Kota Jadi Sorotan, Keluarga Minta Penanganan Objektif
Sidang Korupsi Bansos BNPT Luwu, Kuasa Hukum Terdakwa Ajukan Perlawanan atas Dakwaan Jaksa
Ngabuburit Sehat, Warga LDII Wonocolo Gelar Latihan Silat Bersama PERSINAS ASAD

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:19 WITA

Jelang Idul Fitri, Polri Bersama Perum Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Sidoarjo

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:09 WITA

Perjuangkan Status Honorer Kesehatan, Wabup Bone Konsultasi ke Kemenkes di Jakarta

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:06 WITA

Dugaan Pemalsuan Surat Kuasa Safe Deposit Box BCA Surabaya, Dua Orang Ditetapkan Tersangka

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:03 WITA

Pedangdut Titin Kharisma Santuni 600 Anak Yatim di Sidoarjo Lewat Program “Ramadan Penuh Cinta”

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:00 WITA

Temui Kementan RI, Wabup Bone Bahas Nasib Tenaga Honorer Sektor Pertanian

Berita Terbaru