Evaluasi 100 Hari Kerja Bupati Bone Dinilai Kurang Inklusif, Pemuda Pertanyakan Arah Keterlibatan

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Evaluasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bone yang digelar dalam waktu dekat dinilai sebagai momentum penting untuk mengukur arah pembangunan daerah di awal masa pemerintahan. Namun, kritik muncul dari kalangan pemuda yang merasa tidak dilibatkan secara aktif dalam agenda tersebut.

Salah satu tokoh pemuda, Rafli, menyampaikan kekecewaannya atas absennya undangan resmi kepada organisasi kepemudaan (OKP) maupun elemen pemuda secara umum untuk berpartisipasi dalam kegiatan evaluasi dan diskusi publik yang menjadi bagian dari program 100 hari kerja tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tidak adanya pelibatan OKP dan pemuda secara menyeluruh dalam agenda strategis ini. Padahal, ini seharusnya menjadi ruang terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk pemuda, untuk memberikan masukan maupun kritik yang konstruktif terhadap arah pembangunan di Kabupaten Bone,” ujar Rafli.

Baca Juga :  Wabup Bone Tegaskan Komitmen Penurunan Stunting di Rakor TPPS Semester I se-Sulsel

Menurutnya, ketidakhadiran undangan tersebut mencerminkan masih adanya jarak atau demarkasi antara pemerintah daerah dan kalangan pemuda yang ingin turut ambil bagian dalam proses pembangunan.

“Pemuda memiliki peran sentral dan merupakan bagian dari stakeholder penting dalam pembangunan suatu daerah. Hal ini sudah sangat jelas diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan serta Perda Kabupaten Bone Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pembangunan Kepemudaan,” lanjutnya.

Rafli menegaskan bahwa partisipasi pemuda bukan hanya hak, melainkan juga tanggung jawab dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia berharap ke depan pemerintah lebih terbuka dan mengedepankan prinsip kolaboratif, khususnya dalam program yang menyentuh kepentingan publik.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Golkar Luwu Utara Dukung Kebijakan Dana PEN Untuk Pemulihan Ekonomi

“Harusnya ada undangan terbuka kepada setiap OKP yang ada di Kabupaten Bone untuk ikut serta sebagai wujud aktualisasi peran, tanggung jawab, dan hak pemuda dalam setiap sektor pembangunan, khususnya di bidang kepemudaan,” tegas Rafli.

Ia pun mengajak seluruh elemen pemuda untuk tetap aktif dan kritis dalam mengawal jalannya pemerintahan demi memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar berpihak pada rakyat dan melibatkan semua unsur masyarakat secara adil dan setara. (*/iwn)

Berita Terkait

Wabup Andi Akmal Pasluddin Tekankan Komitmen Bersama Sukseskan PORPROV 2026 di Bone
Botol yang Melayang Tidak Merobohkan Barikade, Ia Merobohkan Narasi
Reformasi Jilid II: Ketika Demokrasi Kehilangan Daya Ubah
Ironi Demonstrasi: Antara Urusan Perut Rakyat dan Panggung Politik Aktivis
Manusia-Manusia Jam Lima Sore
Rakyat Bertanya, DPRD Bone di Mana? WIB Soroti BBM Subsidi, Tambang Ilegal Hingga UHC Non Cut Off
Dana CSR di Bone Mengalir ke Mana? WIB Desak DPRD Gelar RDPU
Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden: Jalan Perjuangan Baru atau Kooptasi Gerakan Buruh?
Berita ini 372 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:06 WITA

Wabup Andi Akmal Pasluddin Tekankan Komitmen Bersama Sukseskan PORPROV 2026 di Bone

Senin, 15 Juni 2026 - 18:21 WITA

Botol yang Melayang Tidak Merobohkan Barikade, Ia Merobohkan Narasi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:04 WITA

Reformasi Jilid II: Ketika Demokrasi Kehilangan Daya Ubah

Senin, 15 Juni 2026 - 15:02 WITA

Ironi Demonstrasi: Antara Urusan Perut Rakyat dan Panggung Politik Aktivis

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:16 WITA

Manusia-Manusia Jam Lima Sore

Berita Terbaru

Daerah

Reformasi Jilid II: Ketika Demokrasi Kehilangan Daya Ubah

Senin, 15 Jun 2026 - 18:04 WITA

Daerah

Manusia-Manusia Jam Lima Sore

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:16 WITA