Diduga Keracunan dan Temuan Ulat di Makanan MBG, Pengawasan Program Disorot

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan kasus keracunan serta temuan ulat dalam makanan yang dikonsumsi siswa.

Peristiwa pertama terjadi pada 22 Januari 2026 di SMAN 1 Bone, di mana sejumlah siswa dilaporkan mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG. Sementara itu, kejadian terbaru pada 16 April 2026 kembali menghebohkan kalangan pelajar setelah beredar video yang memperlihatkan adanya ulat dalam hidangan yang disajikan kepada siswa.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah siswa di SMKN 2 Bone dilaporkan mengalami keluhan sakit perut setelah mengonsumsi makanan yang disediakan.

Menanggapi kejadian berulang ini, salah satu aktivis di Bumi Arung Palakka, Ardy Baso Anas menilai bahwa pengawasan terhadap kualitas gizi dan keamanan pangan dalam program MBG masih sangat lemah. Ia menegaskan bahwa perbaikan tidak hanya sebatas pada aspek administratif, tetapi harus menyentuh langsung kualitas penyajian makanan.

Baca Juga :  Marak Kasus Keracunan MBG, Direktur YLBH Fajar Desak Polisi Ikut Awasi

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi BGN, Korwil Bone, dan Satgas Bone. Bukan hanya soal menyurati atau menindaklanjuti IPAL di setiap dapur MBG, tetapi pengawasan gizi dan keamanan pangan tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Ardy menyebut, temuan tersebut menjadi bukti lemahnya pengawasan pada tahap awal penyajian makanan. Ia menjelaskan bahwa indikator keberhasilan program MBG mencakup dua aspek utama, yakni proses dan hasil.

“Dari sisi proses, makanan harus sesuai dengan panduan gizi seimbang dan prinsip keamanan pangan. Namun dari sisi hasil, adanya temuan seperti ini menunjukkan bahwa MBG yang sampai ke siswa tidak memenuhi kedua aspek tersebut,” bebernya.

Baca Juga :  Bupati Ratnawati Resmikan Gedung Baru SMPN 26 Sinjai di Desa Gunung Perak

Lebih lanjut, ia menilai kejadian ini mengindikasikan adanya kegagalan sistemik dalam proses penyiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan. Menurutnya, lemahnya koordinasi dan evaluasi menjadi faktor utama yang harus segera dibenahi.

“Saya kira kasus ini memperlihatkan adanya kegagalan sistemik. Diperlukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistem yang belum berjalan efektif,” tegas Ardy.

Atas kejadian tersebut, Ardy Baso Anas juga mendesak pihak terkait, khususnya Koordinator Wilayah (Korwil) Bone dan Satgas Bone, untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik mengenai permasalahan yang terjadi dalam program MBG di Kabupaten Bone.

“Jika tidak mampu menjelaskan dan memperbaiki kondisi ini, sebaiknya mundur dari jabatan untuk menghindari polemik yang lebih luas,” pungkasnya. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Kepala Sekolah Mulyadi Bawa SMPN 3 Barebbo Raih Penghargaan Inovasi Daerah
Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali
Menghukum Kebenaran: Ironi Cerdas Cermat di Bawah “Pilar” yang Rapuh
Dari Kertas ke Digital, SD Inpres 5/81 Kading Hadirkan Sistem Ujian Modern
PMI Bone dan PMI Sulsel Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di 6 Kelurahan
Waspada Cuaca Ekstrem, Ini Imbauan BPBD Bone Untuk Masyarakat
Pelepasan Jemaah Haji Khusus di Bone Berlangsung Haru, Wabup: Jangan Lupa Doakan Daerah Kita
Bukan di Ruang Rapat, Kebersamaan Pemimpin Sulsel dan Bone Justru Terlihat di Lapangan Hijau

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:46 WITA

Kepala Sekolah Mulyadi Bawa SMPN 3 Barebbo Raih Penghargaan Inovasi Daerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:14 WITA

Perkuat Posisi Tawar Buruh, PK FIKEP KSBSI PT. OSMI Resmi Terbentuk di Morowali

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:34 WITA

Menghukum Kebenaran: Ironi Cerdas Cermat di Bawah “Pilar” yang Rapuh

Senin, 11 Mei 2026 - 09:32 WITA

Dari Kertas ke Digital, SD Inpres 5/81 Kading Hadirkan Sistem Ujian Modern

Senin, 11 Mei 2026 - 01:38 WITA

PMI Bone dan PMI Sulsel Bergerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di 6 Kelurahan

Berita Terbaru

Opini

Sistem Penjajahan Modern Ala Industrial

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:09 WITA

Opini

Itu Babi Su Lepas, Biar Dong Palang Juga Tra Bisa

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:06 WITA