APTIKIS Guncang Simposium AI di Pahang: Tekankan Etika Spiritual dalam Teknologi

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAHANG, TRISAKTINEWS.COM — Dunia tengah memasuki babak baru dalam revolusi kecerdasan buatan (AI). Namun, di balik pesatnya perkembangan teknologi, muncul pertanyaan mendalam: siapa yang membimbing etika dan arah AI? Pertanyaan inilah yang menjadi sorotan utama dalam Simposium AI yang digelar di University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia, Selasa (5/8/2025).

Asosiasi Perguruan Tinggi Keislaman Swasta Indonesia (APTIKIS) hadir memberikan perspektif berbeda. Ketua Umum APTIKIS, Dr. H. Maslim Halimin, dalam pidatonya menyampaikan pandangan yang menggugah kesadaran:

“AI bisa menumbuhkan kreativitas, tapi juga membunuhnya. Tergantung siapa pengasuhnya.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut membuka ruang diskusi yang lebih luas tentang pentingnya etika spiritual dan nilai keislaman dalam pengembangan teknologi. Simposium ini tidak hanya membahas teknis AI, tetapi juga menjadi panggung pencarian arah: bagaimana menjadikan AI sebagai jalan dakwah, bukan alat dominasi.

Baca Juga :  Jawa Timur Capai 100 Persen Posbankum, Dorong Keadilan Restoratif Mulai dari Desa

Tokoh akademik lainnya, Ismail Suardi Wekke, menyebut konsep tersebut sebagai “AI berkeadaban” teknologi yang berakar pada nilai kemanusiaan dan kebermanfaatan bagi ummat.

Simposium ini juga menjadi tonggak awal kolaborasi strategis antara APTIKIS dan UCYP. Dr. Maslim menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai upaya menyatukan visi pendidikan Islam dan teknologi:

“Kegiatan ini menjadi awal dalam kolaborasi APTIKIS dengan UCYP University,” ujarnya.

Sementara itu, Ismail Suardi Wekke sebagai anggota Dewan Pakar APTIKIS menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas keterlibatan APTIKIS dalam inisiatif global yang menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi dalam menghadapi era digital.

Baca Juga :  Badko HMI Sulsel Minta Pemprov Evaluasi Ulang Kerjasama Pengelolaan Tambang Perseroda Sulsel

Dalam ruang-ruang diskusi, terungkap bahwa kampus-kampus anggota APTIKIS telah mulai mengimplementasikan AI untuk pelacakan prestasi mahasiswa, pembelajaran Al-Qur’an berbasis suara, hingga penelitian big data untuk kajian keislaman. Semua dikembangkan dalam bingkai nilai kebermanfaatan dan kemaslahatan ummat.

Simposium ini membuktikan bahwa pendidikan Islam tidak tertinggal dalam arus teknologi. Justru, dengan pijakan nilai yang kuat, Islam bisa menjadi navigator dalam era AI, bukan hanya penumpang.

APTIKIS dan UCYP memperlihatkan bahwa teknologi tidak harus meluruhkan identitas, melainkan bisa menjadi medium untuk memperkuat eksistensi dan nilai luhur dalam peradaban manusia.(*)

Berita Terkait

Ramadan Penuh Berkah, Brimob Polda Sulsel Berbagi dengan Anak Yatim di Bone
Wabup Bone Buka Puasa Bersama Santri MHQ Tonra, Dorong Program MBG Masuk Pesantren
K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan
Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI
Bupati dan Wabup Bone Bayar Zakat di BAZNAS, Dorong Zakat Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Kapolsek Sedati Pimpin Langsung Bakti Sosial di Desa Pepe dan Desa Betro
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Resmi Buka Prodi Ekonomi Syariah, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:53 WITA

Ramadan Penuh Berkah, Brimob Polda Sulsel Berbagi dengan Anak Yatim di Bone

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:48 WITA

Wabup Bone Buka Puasa Bersama Santri MHQ Tonra, Dorong Program MBG Masuk Pesantren

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:12 WITA

K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:02 WITA

Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:59 WITA

Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI

Berita Terbaru