AKBP Nur Ichsan Jadi Asesor Assessment Center Kasatlantas Polda Sulsel

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Polda Sulawesi Selatan menggelar Assessment Center untuk posisi Kasatlantas Eselon IV A Polda Sulsel, Kamis (21 Mei 2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karier personel Polri guna melahirkan pejabat yang profesional dan kompeten di bidang lalu lintas.

Sebanyak 12 peserta (asesi) mengikuti tahapan assessment dengan melibatkan 28 asesor dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sulsel.

Dalam pelaksanaannya, peserta diuji melalui tiga metode penilaian utama, yakni psikometri, Leaderless Group Discussion (LGD) atau diskusi tanpa pemimpin, serta wawancara atau BEI (Behavioral Event Interview).

Selain itu, terdapat 11 kompetensi yang menjadi indikator penilaian untuk memetakan kemampuan manajerial dan potensi kepemimpinan para peserta.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Karo SDM Polda Sulsel yang diwakili Kabag Binkar Biro SDM Polda Sulsel, AKBP Chandra Kurnia Setiawan, S.I.K., M.M.

Dalam sambutannya, AKBP Chandra menegaskan bahwa Assessment Center merupakan instrumen penting dalam mengukur kapasitas personel secara objektif dan terstandar.

“Assessment Center yang kita laksanakan hari ini bertujuan untuk memotret profil kompetensi para peserta dalam rangka pemetaan dan menjadi salah satu persyaratan dalam pengembangan karier meliputi seleksi, promosi, mutasi maupun penugasan khusus,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa assessment bukan sekadar formalitas, melainkan metode ilmiah untuk memprediksi keberhasilan seseorang dalam menduduki suatu jabatan strategis.

“Assessment Center adalah suatu penilaian yang terstandar guna menilai dan mengukur potensi serta prediksi keberhasilan seseorang dalam suatu jabatan,” lanjutnya.

Kepada para peserta, AKBP Chandra meminta agar seluruh tahapan Assessment Center diikuti dengan penuh semangat dan kesungguhan karena hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses pembinaan karier di institusi Polri.

Sementara kepada para asesor, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional dengan tetap memegang prinsip objektivitas dan norma penilaian yang berlaku.

“Laksanakan penilaian secara profesional dengan mempedomani prinsip dan norma penilaian sehingga mendapatkan hasil yang valid dari masing-masing peserta Assessment Center Kasat Lantas,” tegasnya.

Salah satu asesor yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si yang saat ini menjabat Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel.

Ditemui awak media, mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel itu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan yang terus memberikan dukungan sehingga dirinya dapat aktif berkontribusi dalam kegiatan Assessment Center di lingkungan Polda Sulsel.

“Semoga kegiatan ini menghasilkan pejabat Kasatlantas yang andal sesuai kompetensinya,” tutur perwira bergelar Magister Sains tersebut.

Pelaksanaan Assessment Center ini diharapkan mampu melahirkan figur-figur Kasat Lantas yang tidak hanya unggul secara manajerial, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di bidang lalu lintas yang semakin kompleks. (*)

Generated image: Office procurement review with magnifying glass
Generated image: Office procurement review with magnifying glass
Generated image: Office procurement review with magnifying glass
Generated image: Monopoli pengadaan di Bone?
Generated image: Monopoli pengadaan di Bone?
Generated image: Monopoli pengadaan di Bone?
Generated image: Pengumuman hasil Pilkades Antarwaktu 2026
Generated image: Pengumuman hasil Pilkades Antarwaktu 2026
Generated image: Pengumuman hasil Pilkades Antarwaktu 2026

Judul Berita:

  1. Wabup Bone Monitoring Pilkades PAW 2026, Tekankan Persatuan dan Demokrasi Sehat
  2. Pantau Pilkades PAW di 14 Kecamatan, Wabup Bone Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
  3. Monitoring Pilkades PAW, Wabup Bone Soroti Pentingnya Persatuan dan Pembangunan Desa
  4. Wabup Bone Turun Langsung Pantau Pilkades PAW, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Daerah
  5. Andi Akmal Monitoring Pilkades PAW Bone, Singgung Bandara hingga Sekolah Rakyat
  6. Wabup Bone: Kepala Desa Harus Jadi Pelayan Masyarakat dan Penggerak Pembangunan
  7. Pilkades PAW Bone Berlangsung Aman, Wabup Apresiasi Semangat Demokrasi Warga
  8. Dari Ulaweng hingga Kahu, Wabup Bone Pastikan Pilkades PAW Berjalan Damai
  9. Wabup Bone Dorong Desa Maju Saat Monitoring Pilkades PAW di Sejumlah Kecamatan
  10. Monitoring Pilkades PAW, Wabup Bone Paparkan Program Bandara dan Sekolah Rakyat

Hastag:

#PilkadesPAW2026
#WabupBone
#AndiAkmalPasluddin
#Bone
#PemkabBone
#PilkadesBone
#DemokrasiDesa
#DesaMaju
#BoneMaju
#PembangunanDesa
#MonitoringPilkades
#Ulaweng
#Bengo
#Kahu
#Teamusu
#TompongPatu
#Liliriawang
#TRISAKTINEWS
#SulawesiSelatan
#Watampone
#Persatuan
#MusyawarahDesa
#PilkadesDamai
#BandaraBone
#SekolahRakyat
#UHCBone
#PertanianBone
#PelayananMasyarakat
#EkonomiBone
#IndonesiaMaju

Buatkan hastag tanpa simbol pagar BONE, TRISAKTINEWS.COM — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., melakukan monitoring tahapan Musyawarah Desa Pemungutan Suara Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Kamis (21/5/2026). Monitoring tersebut dilakukan di Desa Lilina Ajangale dan Desa Teamusu, Kecamatan Ulaweng, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, hingga Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu. Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, serta semangat demokrasi yang sehat selama proses Pilkades PAW berlangsung. Andi Akmal Pasluddin menegaskan, pemerintahan desa merupakan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. “Pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat tentu adalah desa. Karena itu, pembangunan desa harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten terhadap pembangunan desa-desa di Kabupaten Bone. Menurutnya, selama satu tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Bone terus bekerja membangun desa, kecamatan, hingga kabupaten secara menyeluruh. Di hadapan masyarakat, Andi Akmal juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat dan harus kita hormati bersama,” katanya. Pada kunjungan di Desa Teamusu, Kecamatan Ulaweng, Wakil Bupati mengapresiasi masyarakat yang mengedepankan musyawarah mufakat dalam proses demokrasi desa. Ia menilai semangat demokrasi yang berlandaskan Pancasila harus terus dijaga demi memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat. Menurutnya, kepala desa yang terpilih nantinya harus mampu menjadi pelayan masyarakat dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan warga. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara pemerintah desa, kecamatan, DPRD, dan pemerintah kabupaten untuk mempercepat pembangunan. “Kalau desa mau maju maka harus banyak komunikasi. Kepala desa harus dekat dengan pemerintah dan wakil rakyat agar percepatan pembangunan bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Bone. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Bone mencapai 6,05 persen dengan nilai investasi pemerintah dan swasta yang masuk tahun ini mencapai sekitar Rp4 triliun. Selain itu, pembangunan bandara di Kabupaten Bone mulai berjalan dan diharapkan dapat membuka konektivitas langsung menuju Jakarta tanpa harus melalui Makassar. “Dengan adanya bandara ini tentu akan mempercepat konektivitas dan pembangunan di Kabupaten Bone,” ujarnya. Sementara saat monitoring di Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Wakil Bupati kembali mengajak masyarakat menjaga persatuan dan keamanan selama proses pemilihan berlangsung. Ia menyebut Pilkades merupakan pesta demokrasi masyarakat desa yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati. Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung sejumlah program prioritas pemerintah daerah, termasuk layanan kesehatan gratis berbasis KTP yang masih terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Bone. Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menyelesaikan beban kewajiban tahun sebelumnya agar program Universal Health Coverage (UHC) Istimewa dapat berjalan optimal. Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan, termasuk menjaga stabilitas harga gabah dan jagung demi kesejahteraan petani. Monitoring kemudian dilanjutkan di Desa Tompong Patu, Kecamatan Kahu. Di lokasi tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah telah membagi tim monitoring di berbagai wilayah untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades PAW berjalan aman, tertib, dan kondusif. Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu Tahun 2026 sendiri dilaksanakan serentak di 18 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Bone. Andi Akmal mengatakan, pemerintah daerah siap mendukung pembangunan desa melalui berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan infrastruktur, pertanian, pendidikan, hingga kesehatan. Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Bone juga tengah mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp230 miliar guna memastikan tidak ada lagi anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya. “Kunci pembangunan adalah kebersamaan dan persatuan. Mari kita sama-sama membangun Bone agar lebih maju,” tegasnya. Pelaksanaan Musyawarah Desa Pemungutan Suara PAW di Desa Tompong Patu berlangsung tertib dan aman. Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 Drs. Mappinessa memperoleh suara terbanyak dengan 74 suara, disusul Ismail SS dengan 59 suara dan A. Muchtar Baso dengan 1 suara. Panitia juga mencatat terdapat dua suara batal. Wakil Bupati Bone turut mengapresiasi seluruh unsur pengamanan, panitia, pemerintah kecamatan, serta masyarakat yang telah menjaga suasana tetap damai dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.(*)

Buatkan saya judul berita menarik BONE, TRISAKTINEWS.COM — UPT Sekolah Dasar Negeri (SDN) 263 Awangtangka, Kecamatan Kajuara, menggelar kegiatan Asesmen Sumatif Tahun 2026. Kegiatan penilaian ini menjadi momen penting yang menandai berakhirnya proses pembelajaran dalam satu tahun ajaran, khususnya bagi para siswa kelas enam. Kepala UPT SDN 263 Awangtangka, Nur Alam, menjelaskan bahwa pelaksanaan asesmen sumatif ini memiliki tujuan utama sebagai penilaian akhir untuk mengukur capaian kompetensi dan pemahaman materi yang telah diserap siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Tujuan dilaksanakannya asesmen sumatif ini, khususnya bagi siswa kelas 6, adalah sebagai penilaian akhir. Ini menjadi tolok ukur sejauh mana pemahaman dan penguasaan materi dasar yang telah diajarkan oleh para guru selama satu periode berjalan,” ungkap Nur Alam, Kamis (21/5/2026). Menurutnya, hasil dari asesmen ini nantinya akan menjadi dasar penilaian kelulusan sekaligus gambaran kesiapan para siswa dalam melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk evaluasi menyeluruh bagi sekolah terkait efektivitas metode pengajaran yang diterapkan di kelas. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman. Para siswa terlihat mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh, sementara para guru bertugas mengawasi dan memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur pendidikan yang berlaku. Nur Alam berharap, melalui pelaksanaan asesmen sumatif ini, seluruh siswa dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan mencapai hasil yang memuaskan, serta mampu menerapkan ilmu yang didapat sebagai bekal masa depan. “Kami berharap seluruh siswa dapat mengerjakan soal dengan jujur dan maksimal. Hasil terbaik adalah buah dari kerja keras mereka belajar selama ini,” tambahnya. Kegiatan Asesmen Sumatif Tahun 2026 di SDN 263 Awangtangka ini berjalan kondusif dengan pengawasan ketat namun tetap memberikan kenyamanan bagi para peserta didik.
  1. SDN 263 Awangtangka Gelar Asesmen Sumatif 2026, Penentu Kelulusan Siswa Kelas VI
  2. Asesmen Sumatif 2026 di SDN 263 Awangtangka Berjalan Tertib dan Kondusif
  3. Kepala SDN 263 Awangtangka: Asesmen Sumatif Jadi Tolok Ukur Pemahaman Siswa
  4. Siswa Kelas VI SDN 263 Awangtangka Ikuti Asesmen Sumatif dengan Serius
  5. SDN 263 Awangtangka Laksanakan Asesmen Sumatif, Bekal Siswa Menuju Jenjang Berikutnya
  6. Nur Alam: Hasil Asesmen Sumatif Jadi Gambaran Kesiapan Siswa Lanjut Sekolah
  7. Asesmen Sumatif Tahun 2026 di SDN 263 Awangtangka Berlangsung Aman dan Nyaman
  8. Momentum Penilaian Akhir, SDN 263 Awangtangka Dorong Siswa Tampil Maksimal
  9. SDN 263 Awangtangka Tekankan Kejujuran dalam Pelaksanaan Asesmen Sumatif 2026
  10. Asesmen Sumatif Jadi Evaluasi Pembelajaran di SDN 263 Awangtangka
Baca Juga :  Pers Mahasiswa FH Unpas Kunjungi Kantor Media di Bandung, Perkuat Wawasan Jurnalistik Hukum

Buatkan saya judul berita dan hastag tanpa tagar MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Polda Sulawesi Selatan menggelar Assessment Center untuk posisi Kasatlantas Eselon IV A Polda Sulsel, Kamis (21 Mei 2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karier personel Polri guna melahirkan pejabat yang profesional dan kompeten di bidang lalu lintas. Sebanyak 12 peserta (asesi) mengikuti tahapan assessment dengan melibatkan 28 asesor dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Sulsel. Dalam pelaksanaannya, peserta diuji melalui tiga metode penilaian utama, yakni psikometri, Leaderless Group Discussion (LGD) atau diskusi tanpa pemimpin, serta wawancara atau BEI (Behavioral Event Interview). Selain itu, terdapat 11 kompetensi yang menjadi indikator penilaian untuk memetakan kemampuan manajerial dan potensi kepemimpinan para peserta. Kegiatan tersebut dibuka oleh Karo SDM Polda Sulsel yang diwakili Kabag Binkar Biro SDM Polda Sulsel, AKBP Chandra Kurnia Setiawan, S.I.K., M.M. Dalam sambutannya, AKBP Chandra menegaskan bahwa Assessment Center merupakan instrumen penting dalam mengukur kapasitas personel secara objektif dan terstandar. “Assessment Center yang kita laksanakan hari ini bertujuan untuk memotret profil kompetensi para peserta dalam rangka pemetaan dan menjadi salah satu persyaratan dalam pengembangan karier meliputi seleksi, promosi, mutasi maupun penugasan khusus,” tuturnya. Ia juga menekankan bahwa assessment bukan sekadar formalitas, melainkan metode ilmiah untuk memprediksi keberhasilan seseorang dalam menduduki suatu jabatan strategis. “Assessment Center adalah suatu penilaian yang terstandar guna menilai dan mengukur potensi serta prediksi keberhasilan seseorang dalam suatu jabatan,” lanjutnya. Kepada para peserta, AKBP Chandra meminta agar seluruh tahapan Assessment Center diikuti dengan penuh semangat dan kesungguhan karena hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam proses pembinaan karier di institusi Polri. Sementara kepada para asesor, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional dengan tetap memegang prinsip objektivitas dan norma penilaian yang berlaku. “Laksanakan penilaian secara profesional dengan mempedomani prinsip dan norma penilaian sehingga mendapatkan hasil yang valid dari masing-masing peserta Assessment Center Kasat Lantas,” tegasnya. Salah satu asesor yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si yang saat ini menjabat Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel. Ditemui awak media, mantan Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel itu menyampaikan apresiasi kepada pimpinan yang terus memberikan dukungan sehingga dirinya dapat aktif berkontribusi dalam kegiatan Assessment Center di lingkungan Polda Sulsel. “Semoga kegiatan ini menghasilkan pejabat Kasatlantas yang andal sesuai kompetensinya,” tutur perwira bergelar Magister Sains tersebut. Pelaksanaan Assessment Center ini diharapkan mampu melahirkan figur-figur Kasat Lantas yang tidak hanya unggul secara manajerial, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan mengambil keputusan dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian di bidang lalu lintas yang semakin kompleks. (*)

Penulis : Iwan/Ril

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Untirta Tancap Gas Menuju Kampus Kelas Dunia Lewat Sistem Jurnal Satu Pintu
Semmi Bone Desak Inspektorat Segera Audit Pengadaan CV Alfin Di Berbagai OPD
SDN 263 Awangtangka Laksanakan Asesmen Sumatif, Bekal Siswa Menuju Jenjang Berikutnya
Monitoring Pilkades PAW 2026, Wabup Bone: Kepala Desa Harus Jadi Pelayan Masyarakat dan Penggerak Pembangunan
Hasil Lengkap Pilkades Antarwaktu 2026 di Wilayah Bone, Ini Daftar Nama Terpilih
Dominasi CV Alfin Meluas, Publik Pertanyakan Siapa Backing di Balik Pengadaan Bone?
Praktisi Hukum Angkat Bicara Soal Dominasi 100 Paket di Sekda Bone: Publik Wajib Curiga Jika Ini Terjadi
Proyek Sekolah Rakyat Bone Capai 65 Persen, Bupati: Utamakan Kualitas dan Manfaatkan Sumber Daya Lokal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:11 WITA

Untirta Tancap Gas Menuju Kampus Kelas Dunia Lewat Sistem Jurnal Satu Pintu

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:21 WITA

Semmi Bone Desak Inspektorat Segera Audit Pengadaan CV Alfin Di Berbagai OPD

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WITA

SDN 263 Awangtangka Laksanakan Asesmen Sumatif, Bekal Siswa Menuju Jenjang Berikutnya

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:44 WITA

AKBP Nur Ichsan Jadi Asesor Assessment Center Kasatlantas Polda Sulsel

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:36 WITA

Monitoring Pilkades PAW 2026, Wabup Bone: Kepala Desa Harus Jadi Pelayan Masyarakat dan Penggerak Pembangunan

Berita Terbaru