Rektor Universitas LIA Kunjungi Japan Foundation, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Budaya Indonesia–Jepang

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 16:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TRISAKTINEWS.COM — Rektor Universitas LIA (UL), Assoc. Prof. Dr. Siti Yulidhar Harunasari, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Japan Foundation, Jakarta, dalam rangka meneruskan berbagai potensi penguatan kerjasama kebudayaan dan pendidikan antara Indonesia dan Jepang, Jakarta, 18 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Yulidar secara khusus menyoroti peran strategis Pusat Studi UL-Kanda sebagai jembatan penting untuk kolaborasi kedua negara.

Kunjungan ini diterima langsung Japan Foundation. Dalam diskusi yang berlangsung hangat, Prof. Yulidar menegaskan kembali visi Universitas LIA untuk terus berkontribusi dalam mempererat hubungan Indonesia-Jepang, salah satunya melalui pengembangan Pusat Studi UL-Kanda.

“Pusat Studi UL-Kanda kami harapkan dapat menjadi wadah yang lebih aktif lagi untuk pertukaran pengetahuan, budaya, dan tentu saja, riset yang relevan dengan dinamika hubungan bilateral Indonesia-Jepang,” ujar Prof. Yulidar .

Ia menambahkan bahwa pusat studi ini tidak hanya fokus pada bahasa dan budaya, tetapi juga isu-isu kontemporer yang relevan bagi kedua negara. Termasuk mendiskusikan bagaimana bisa mengelola MAJLIS (Malaysia-Indonesia-Japan Linkage for Interdisciplinary Studies)

Rektor Universitas LIA. Prof. Yulidhar juga didampingi Wakil Rektor, Tenaga Ahli Rektor. Dalam pernyataan usai diterima Japan Foundation bahwa Japan Foundation selama ini senantiasa terbuka dans elalu mendukung program-program yang dapat meningkatkan pemahaman dan kerjasama antara Jepang dan Indonesia.

Baca Juga :  Tim Gabungan Polda Sulsel Gelar Pemeriksaan Senpi di Polres Bulukumba

“Kami melihat potensi besar kerjasama Universitas LIA dengan perguruan tinggi di Jepang, terutama juga setelah adanya adanya Pusat Studi UL-Kanda yang telah menunjukkan komitmen dalam mempelajari dan mempromosikan Jepang di Indonesia,” ungkap Prof. Yulidhar.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan untuk merealisasikan program-program konkret yang dapat memberikan dampak positif bagi hubungan Indonesia-Jepang. (*/rls)

Berita Terkait

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos
39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel
Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten
Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut
Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar
Kapolda Sulsel Pimpin Apel Pemberangkatan Operasi Amole 2026, Puluhan Personel Brimob Siap Tugas ke Papua Tengah
Wabup Bone Hadiri Paripurna HUT Wajo ke-627, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan Antar Daerah
Wabup Bone Pimpin HLM TP2DD, Bahas Evaluasi dan Proyeksi Peningkatan PAD

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 16:39 WITA

Perkuat Jejaring Akademik, IAI Rawa Aopa Jajaki Kerja Sama dengan FISIP Unibos

Sabtu, 11 April 2026 - 16:32 WITA

39 Peserta Siap Berlaga, Wabup Bone Resmi Lepas Kafilah MTQ XXXIV Sulsel

Sabtu, 11 April 2026 - 16:03 WITA

Isi Akhir Pekan, SCC Brimob Sulsel Gelar Gowes Kamtibmas Lintas Tiga Kabupaten

Sabtu, 11 April 2026 - 15:59 WITA

Bone Fun Run 2026 Gagal Digelar, Kepala BKPSDM Bone Protes Namanya Dicatut

Jumat, 10 April 2026 - 13:38 WITA

Dua Desa di Bone Masuk Nominasi Kampung Nelayan Merah Putih, Berpeluang Dapat Anggaran Hingga Rp24 Miliar

Berita Terbaru