Pos Polisi Waru Rusak, Polresta Sidoarjo Minta Warga Jaga Kondusivitas

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, TRISAKTINEWS.COM — Gelombang kemarahan pasca peristiwa meninggalnya seorang pengemudi ojek online di Jakarta beberapa hari lalu meluas hingga ke wilayah Jawa Timur. Kondisi sempat memanas di Surabaya dan Sidoarjo, bahkan Pos Polisi Waru mengalami perusakan oleh massa.

Menanggapi hal ini, Polresta Sidoarjo mengimbau masyarakat agar tidak mudah tersulut emosi maupun terpancing ajakan yang beredar di media sosial. Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono, menekankan pentingnya peran warganet dalam menyaring setiap informasi yang diterima.

Baca Juga :  Kampanye Di Desa Laccori, Andi Asman : Kita Akan Konsentrasi Di Infrastruktur Jalan

“Kami minta masyarakat jangan gampang terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya, apalagi ajakan aksi lanjutan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” tegas Iptu Tri Novi pada Minggu (31/8).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kasus di Jakarta sudah ditangani aparat berwenang sesuai jalur hukum. Bentuk kepedulian maupun solidaritas sebaiknya tidak diwujudkan dengan aksi anarkis yang justru merugikan banyak pihak.

“Percayakan penyelesaiannya pada pihak yang berkompeten. Jangan sampai provokasi di media sosial memunculkan keresahan baru di masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Bone Tinjau Pembangunan Jalan Desa Selli, Tegaskan Kualitas dan Manfaat untuk Rakyat

Tri Novi juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, penggunaan medsos secara positif justru akan membantu menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

Diketahui, kerusuhan ini bermula dari insiden tragis pada Kamis (28/8) di Jakarta, ketika Affan Kurniawan (21), seorang driver ojol, meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa. Rekaman video peristiwa tersebut kemudian viral, memicu gelombang solidaritas yang sayangnya berkembang menjadi aksi anarkis di sejumlah titik.

Penulis : Redho

Editor : Admin

Berita Terkait

Ramadan Penuh Berkah, Brimob Polda Sulsel Berbagi dengan Anak Yatim di Bone
Wabup Bone Buka Puasa Bersama Santri MHQ Tonra, Dorong Program MBG Masuk Pesantren
K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan
Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI
Bupati dan Wabup Bone Bayar Zakat di BAZNAS, Dorong Zakat Tepat Sasaran untuk Masyarakat
Kapolsek Sedati Pimpin Langsung Bakti Sosial di Desa Pepe dan Desa Betro
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Resmi Buka Prodi Ekonomi Syariah, Perkuat Akses Pendidikan Tinggi di Sulawesi Tenggara

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:53 WITA

Ramadan Penuh Berkah, Brimob Polda Sulsel Berbagi dengan Anak Yatim di Bone

Minggu, 8 Maret 2026 - 10:48 WITA

Wabup Bone Buka Puasa Bersama Santri MHQ Tonra, Dorong Program MBG Masuk Pesantren

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:12 WITA

K3S Kecamatan Libureng Gelar Aksi Berbagi Takjil di Camming, Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:02 WITA

Satlantas Polres Bone Tertibkan Balap Liar di Awangpone, 8 Motor Diamankan

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:59 WITA

Transparansi Dipertanyakan, HMI Bojonegoro Laporkan PT ADS ke Ombudsman RI

Berita Terbaru