Petugas Lapas Pamekasan Diduga Selundupkan Narkotika, AMI Tegaskan Kalapas Harus Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, TRISAKTINEWS.COM — Dugaan upaya penyelundupan narkotika oleh oknum petugas Lapas Kelas IIA Pamekasan kembali menguatkan sorotan publik terhadap lemahnya pengawasan internal lembaga pemasyarakatan. Seorang petugas berinisial KS, yang saat itu bertugas di Penjaga Pintu Utama (P2U), diduga hendak memasukkan barang terlarang ke dalam lapas.

Aksi tersebut berhasil digagalkan oleh Kepala Regu Pengamanan (Karupam) sebelum barang diduga narkotika itu masuk ke area hunian warga binaan. Meski berhasil dicegah, peristiwa ini dinilai sebagai alarm keras bagi manajemen lapas.

Sekjen Aliansi Madura Indonesia (AMI), Abdul Aziz, SH. menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan sekadar pelanggaran individu, melainkan mencerminkan gagalnya sistem pengawasan yang menjadi tanggung jawab Kepala Lapas (Kalapas).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalapas tidak bisa cuci tangan. Petugas yang berjaga di pintu utama adalah garda terdepan. Jika sampai ada dugaan membawa narkotika, itu menandakan pengawasan internal sangat lemah,” tegas Abdul Aziz (14/1).

Baca Juga :  Video Bernuansa SARA di Surabaya Dikecam, AMI Sebut Narasi ‘Forjustice’ Berpotensi Memecah Belah

Menurut Abdul Aziz, posisi P2U merupakan titik krusial yang seharusnya diawasi secara ketat, sehingga kejadian ini patut diduga sebagai kelalaian serius di tingkat pimpinan lapas, termasuk Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP).

AMI juga mendesak Kementerian Imipas RI dan khususnya Kantor Wilayah Ditjen PAS Jawa Timur, agar tidak berhenti pada pemeriksaan internal. Informasi yang diterima AMI menyebutkan bahwa oknum petugas tersebut telah dibawa ke Kanwil Ditjen PAS Jawa Timur untuk dimintai keterangan.

“Kami minta kementerian bersikap tegas. Jika benar ada dugaan narkotika, maka oknum tersebut harus segera diserahkan ke kepolisian, diproses secara pidana, dan dipecat. Jangan ada upaya melindungi atau menyelesaikan secara internal,” tegas Abdul Aziz.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Bone Geram, Minta Dinas Pendidikan Cabut Dua Poin Kontroversial Hasil Rakor

Lebih lanjut, Abdul Aziz menilai kasus peredaran narkotika di dalam lapas selama ini kerap melibatkan oknum petugas, sehingga evaluasi setengah hati justru akan memperkuat praktik-praktik serupa.

“Lapas seharusnya menjadi tempat pembinaan, bukan menjadi bagian dari mata rantai peredaran narkotika. Kalau kementerian serius bersih-bersih lapas, kasus ini harus dibuka seterang-terangnya,” ujarnya.

AMI menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas, serta tidak menutup kemungkinan melakukan langkah lanjutan apabila penanganan kasus dinilai lamban atau tidak transparan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Lapas Kelas IIA Pamekasan, Kalapas, maupun Kanwil Kemenkumham Jawa Timur belum memberikan pernyataan resmi terkait status hukum petugas berinisial KS tersebut.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

IBK NITRO dan IAIN Rawa Aopa Gelar Webinar Internasional, Perkuat Profil Akademik Menuju ICon-FiBank 2026
Dari Dua Jadi Lima, Aksi Gowes Kabag Ops Brimob Sulsel ke Kantor Mulai Menginspirasi Personel
Diduga Keracunan dan Temuan Ulat di Makanan MBG, Pengawasan Program Disorot
Hadiri Muscab DPC PKB, Wabup Bone: Politik Harus Jadi Media Perjuangan Rakyat, Bukan Sekadar Kekuasaan
Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Manajemen Staf 2026, Begini Pesannya
Disdamkarmat Bone Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan Watampone
Dewan Pendidikan Maros Gelar Program Kolaborasi Internasional, Libatkan Kampus Indonesia Hingga Jepang
Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel Rutin Gowes 11 Km ke Kantor, Dukung Efisiensi BBM dan Gaya Hidup Sehat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:15 WITA

IBK NITRO dan IAIN Rawa Aopa Gelar Webinar Internasional, Perkuat Profil Akademik Menuju ICon-FiBank 2026

Selasa, 21 April 2026 - 19:11 WITA

Dari Dua Jadi Lima, Aksi Gowes Kabag Ops Brimob Sulsel ke Kantor Mulai Menginspirasi Personel

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WITA

Diduga Keracunan dan Temuan Ulat di Makanan MBG, Pengawasan Program Disorot

Senin, 20 April 2026 - 15:36 WITA

Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Manajemen Staf 2026, Begini Pesannya

Sabtu, 18 April 2026 - 07:48 WITA

Disdamkarmat Bone Inspeksi Sistem Proteksi Kebakaran di Kantor BPJS Kesehatan Watampone

Berita Terbaru

Opini

Cahaya yang Terus Bergerak: Membaca Ulang Kartini Hari Ini

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:38 WITA