Pemkab Sidoarjo Kerahkan 14 Alat Berat Genjot Normalisasi Sungai di Musim Kemarau

- Jurnalis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, TRISAKTINEWS.COM — Pemkab Sidoarjo terus menggenjot normalisasi sungai. Termasuk di musim kemarau ini, semua alat berat dikerahkan untuk mengeruk pendangkalan dan sampah yang ada di sungai.

Sembilan ekskavator yang dimiliki Pemkab Sidoarjo semua sudah bekerja mengeruk timbunan sampah maupun lumpur yang mengendap. Seperti dua ekskavator yang diterjunkan di sungai Porong Kanal yang berada di Desa Tanjekwagir Kecamatan Krembung.

Bupati Sidoarjo Subandi memantau langsung pengerjaan normalisasi di sepanjang sungai Porong Kanal, Selasa (5/8/2025).

Menurut Bupati Subandi, normalisasi sungai akan terus dilakukan. Sembilan alat berat telah diterjunkan. Titik-titik sungai yang mengalami pendangkalan akan dikeruk. Seperti yang terjadi pada sungai Porong Kanal.

Sedimentasi terjadi pada sungai yang menjadi kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas itu. Sungai yang lebarnya 22 meter itu dipenuhi tumbuhan liar dan lumpur yang telah menumpuk ditengah-tengah sungai.

“Normalisasi sungai besar (Porong Kanal) ini bukan kewenangan Pemda, namun kalau banjir yang dirugikan masyarakat Sidoarjo, jadi kita berinisiatif untuk melakukan normalisasi karena melihat kondisi sungai besar ini seperti ini (sedimentasi),”ucapnya.

Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan normalisasi sungai akan dioptimalkan dimusim kemarau ini. Ia ingin di saat musim penghujan nanti seluruh sungai yang ada berfungsi normal. Curah hujan dapat ditampung dengan maksimal. Dengan begitu banjir dapat dicegah dan irigasi sawah dapat berjalan lancar.

Baca Juga :  Bupati dan Kapolresta Sidoarjo Tutup Pertandingan Bola Volly Indoor dan Volly Pantai U-17 Bhayangkara Cup Tingkat Nasional

“Kita akan kontrol pelaksanaan normalisasi sungai seperti ini, kita ingin disaat musim penghujan nanti kondisi sungai mampu mengurangi debit air hujan, kalau dangkal seperti ini kita tidak bisa menyelesaikan persoalan banjir,”ucapnya.

Bupati Subandi juga memerintahkan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo untuk terus menggerakkan alat beratnya. Saat ini sembilan alat berat telah bekerja menuntaskan normalisasi sungai yang berada dibeberapa kecamatan. Selain sungai di Kecamatan Krembung, normalisasi sungai juga dilakukan di Kecamatan Waru, Taman dan Krian.

“Sembilan alat berat telah bekerja, nanti kita terus monitor,”ujarnya.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Dwi Eko Saptono mengatakan sembilan alat berat akan terus berjalan menormalisasi sungai. Alat beratnya akan bergeser setelah target 5 km pengerjaan normalisasi sungai Porong Kanal tuntas dilakukan. Saat ini pengerjaan normalisasi sungai Porong Kanal sudah mencapai 4,5 km. Tinggal 500 meter mulai dari perbatasan Porong sampai akhir perbatasan Kecamatan Krembung.

Baca Juga :  Bupati Sinjai Luncurkan Gerakan Mujahid Subuh, Dorong Penguatan Iman dan Kebersamaan Masyarakat

“Setelah 500 meter ini selesai baru kita pindah ke Krembung atas, sungai di pabrik gula Krembung keatas,”ucapnya.

Dwi juga mengatakan penguatan tanggul sungai Porong Kanal juga dilakukan saat normalisasi. Pasalnya aliran sungai tersebut kerap kali meluber disaat curah hujan tinggi. Selain itu penguatan tanggul tersebut dapat dimanfaatkan sebagai akses jalan oleh para petani.

“Alhamdulilah normalisasi ini berjalan lancar,”ucapnya.

Dwi juga mengatakan satu unit alat berat juga sedang bekerja di Anak Avoer Porong yang juga berada di Desa Tanjekwagir Krembung. Anak Avoer Porong yang berada disamping bumi perkemahan Tanjekwagir tersebut kerap menimbulkan genangan. Oleh karenanya dilakukan pengerjaan normalisasi sepanjang 2 km.

“Pengerjaannya saat ini mencapai 1 km dari target 2 km,”ucapnya.

Dwi juga mengatakan masih ada tiga lagi alat berat yang stanby untuk mencegah penumpukan sampah sungai. Tiga excavator itu disiagakan untuk mengangkut sampah yang tersangkut. Juga terdapat satu lagi alat berat yang mobile. Digunakan sewaktu-waktu jika ada tumpukan sampah yang harus segera dibersihkan.

“Ada tiga yang stay di Dungus, ada Tulangan dan satunya ada di tengah sawah, satunya mobile, jadi totalnya itu 14, “ungkapnya. (Redho)

Berita Terkait

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja
Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar
Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis
Dari Bone, Doa Keluarga Dr Andi Abbas Mengiringi Amanah Baru Dudung Abdurachman
Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa
Bupati Bone dan TNI Turun ke Sawah, Kajaolaliddong Disiapkan Jadi Sentra Kedelai
Desak DPR Bahas RUU Pidana LGBT, Ini Catatan SEMMI Bone

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:03 WITA

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:39 WITA

Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru

Opini

MUAZIN BANGSA DI LINGKAR KEKUASAAN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:58 WITA