Sat Lantas Polres Bone Sosialisasi Ops Zebra Pallawa 2024 Di Sekolah

- Jurnalis

Senin, 21 Oktober 2024 - 13:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone melaksanakan kegiatan Operasi Zebra Pallawa 2024 hari kedelapan dengan menggelar kegiatan Police Go To School, mendatangi sejumlah Sekolah, Senin (21/10/2024).

Kanit Regident Satlantas Polres Bone IPTU Anditsma Toriko bersama anggota menjadi inspektur upacara (Irup) bendera di SMAN 1 Watampone, Jl. Ternate, Jeppee, Kabupaten Bone.

Pada kesempatan ini memberikan edukasi terkait peraturan lalu lintas dan kelengkapan saat menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya, dan sosialisasi mengenai operasi yang sedang digelar selama 14 hari dari tanggal 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024.

Baca Juga :  Pemkab Sinjai Ikuti Rakor Kemendagri, Matangkan Persiapan Gerakan Pangan Murah

“Pada kesempatan ini, kami mengedukasi pelajar untuk selalu taat dan patuh akan peraturan berlalu lintas demi keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kapolres Bone AKBP Erwin Syah melalui Kasat Lantas AKP Asep Wahyudi.

Kepada pelajar, dijelaskan pula pentingnya tata tertib dan etika berlalu lintas demi mencegah fatalitas kecelakaan, menciptakan rasa aman dijalan serta wujud menghargai pengguna jalan lainnya.

“Hal ini penting untuk dipatuhi demi mencegah dan meminimalisir pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain sekaligus menjadi contoh bagi pelajar lainnya,” sambungnya.

Baca Juga :  Satlantas Polres Bone dan Jasa Raharja Bagikan Helm Gratis untuk Wajib Pajak di Hari Keselamatan Lalu Lintas

Kemudian, disampaikan jenis pelanggaran yang menjadi prioritas selama pelaksanaan operasi Zebra Pallawa 2024 diantaranya pengguna kendaraan bermotor yang tidak menggunakan helm SNI dan berboncengan lebih dari satu orang.

Jenis pelanggaran berikutnya yakni pengendara di bawah umur, melawan arus, menggunakan handpone saat berkendara, serta berkendara melebihi batas kecepatan.
berkendara, di bawah pengaruh alkohol, ranmor over load dan over dimensi.

“Dari berbagai pelanggaran tersebut, diharapkan pelajar menghindarinya, selalu terapkan disiplin dan etika berkendara serta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutup Kasat Lantas. (*/It)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA