Logistik Surat Suara KPU Bone Tiba, Bawaslu Bone Awasi Ketat

- Jurnalis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 02:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM – Logistik surat suara Pilkada tahun 2024 yang proses pencetakanya bertempat di PT. Temprina Media Grafika Gresik Jawa Timur, telah tiba di Kota Makassar pada tanggal 18 Oktober 2024 dengan menggunakan Kapal Meratus Sampit

Sekitar pukul 09.00 Wita Sabtu tanggal 19 Oktober 2024, dilakukan pula proses stripping kontainer (Open Seal) yang disaksikan oleh KPU, Bawaslu, Polda, serta pihak terkait lainnya yang bertempat di Lapangan 100 (Dermaga Pelabuhan Soekarno Hatta).

Proses loading dilakukan khusus rute 5 untuk wilayah Bone,Soppeng,Wajo ke truk yg di siapkan oleh PT. Topan Logistik yang dikawal langsung tim dari KPU Bone, Tim Fasilitasi Pengawasan Bawaslu Bone, dan Tim Pengamanan Polres Bone.

Baca Juga :  Bawaslu Bone Awasi Pemeriksaan Kesehatan Paslon, Rohzali : Ini Sangat Penting

Ketua Bawaslu Bone Alwi yang hadir melakukan pengawasan menyampaikan surat suara yang tiba harus dikawal ketat hingga ke Bone.

“Surat suara ini tahapan yang krusial, kami memastikan surat suara yang diterima ini tepat jumlahnya dan tidak tertukar dengan surat suara kabupaten/kota lain bahkan bisa jadi provinsi lain,”jelasnya.

Baca Juga :  Fokus Menangkan BerAMAL, Yasir Mahmud Ingatkan Kader Gerindra Ikuti Perintah Partai

“Kami akan mengawal surat suara tersebut dengan rute Soppeng, Wajo, lalu ke Bone karena mobil yang mengangkut surat suara tersebut menggunakan mobil yang sama yang mengangkut surat suara Kabupaten Soppeng dan Wajo,” tutupnya.

Logistik surat suara Kabupaten Bone tiba pada pukul 01.31 dini hari 20 Oktober 2024 di Gudang KPU Bone dan pembongkaran logistik dipastikan sudah sesuai dengan jumlah dan diterima dalam keadaan baik dan aman. (*/It)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA