Mapolres Bone Kebanjiran Akibat Hujan Deras, Pelayanan Sempat Terganggu

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025 - 16:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak Kamis dini hari (12/6/2025) mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah adalah Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bone.

Genangan air dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa menyebabkan beberapa ruangan di Mapolres Bone kemasukan air. Akibatnya, aktivitas pelayanan kepada masyarakat pada pagi hari sempat terganggu.

“Benar, hujan deras yang turun sejak dini hari mengakibatkan air masuk ke beberapa ruangan di Mapolres. Ketinggian air mencapai betis dan cukup mengganggu aktivitas pelayanan pagi ini,” ujar Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, S.H.

Baca Juga :  Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka

Ia menambahkan, selain Mapolres Bone, sejumlah kantor kepolisian sektor (Polsek) di bawah wilayah hukum Polres Bone juga terdampak banjir serupa. Petugas pun segera bergerak melakukan pembersihan, serta mengamankan dokumen dan peralatan penting guna mencegah kerusakan.

“Kami masih terus memantau kondisi cuaca dan perkembangan di lapangan, khususnya di titik-titik rawan banjir lainnya,” tambah Rayendra.

Baca Juga :  Kordiv PP Datin Bawaslu Bone Jadi Narasumber Pada Dialog Demokrasi, Nur Alim : Jika Ada Dugaan Pelanggaran Laporkan Ke Bawaslu

Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari wilayah yang terdampak genangan air.

“Apabila terjadi kondisi darurat, segera hubungi kantor polisi terdekat,” tegasnya.

Banjir yang melanda Mapolres Bone ini menjadi sorotan sekaligus pengingat akan pentingnya sistem drainase yang memadai, terlebih di kawasan pusat pelayanan publik. Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah-langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*/rls)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA