Kasus Penolakan Aktivasi KKS Penyandang Disabilitas di Luwu Utara Diselesaikan, Dinsos Tegaskan Komitmen Pendampingan

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, TRISAKTINEWS.COM — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara, Arie Setiawan, S. Stp, MM., menegaskan bahwa permasalahan yang sempat viral terkait penolakan aktivasi ulang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik seorang nasabah penyandang disabilitas di BRI Cabang Masamba, kini telah diselesaikan.

Sebelumnya, seorang warga bernama Donang, yang tercatat sebagai penerima bantuan sosial kategori lanjut usia dan penyandang disabilitas tuna rungu, disebut mengalami penolakan dari pihak BRI saat mengurus kembali aktivasi KKS miliknya. Menurut keterangan keluarga yang mendampinginya, penolakan terjadi karena kondisi fisik Donang yang tidak bisa mendengar, berbicara, membaca, maupun menulis.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Luwu Utara menyebut bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama BRI Cabang Masamba guna mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga :  Aktivasi KKS Dipersulit, Warga Tuna Rungu di Luwu Utara Pertanyakan Layanan BRI

“Terkait pemberitaan sebelumnya, sudah clear (selesai). Kami telah melakukan pertemuan dan membahas permasalahan tersebut bersama pihak BRI,” ujar Arie Setiawan saat dikonfirmasi pada Selasa (15/07/2025).

Arie juga menjelaskan bahwa BRI merupakan salah satu bank Himbara yang ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI dalam penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH). Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama yang berada dalam kondisi rentan, mendapatkan pelayanan yang adil dan manusiawi.

Baca Juga :  Gara-Gara Tiga Ekor Ayam Mati, Warga Di Bone Dibacok Hingga Luka Parah

“Kami memastikan bahwa masyarakat yang datang ke BRI untuk membuat KKS baru sudah kami dampingi. Prosesnya pun diselesaikan hari itu juga,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen bersama antara Dinas Sosial dan pihak BRI dalam memberikan pendampingan khusus bagi KPM yang berkebutuhan khusus atau memiliki keterbatasan fisik.

“Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang sama dan tidak boleh dibeda-bedakan. Ke depannya, kami akan terus melakukan pendampingan agar hal serupa tidak terulang,” pungkasnya.

Pernyataan ini diharapkan menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah tetap responsif terhadap isu pelayanan publik, terutama yang menyangkut kelompok rentan. (*/kaisar)

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru