Festival Gau Maraja 2025 Maros Sukses Besar, Gaungkan Budaya Lokal ke Panggung Dunia

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAROS, TRISAKTINEWS.COM — Rangkaian acara Festival Gau Maraja dilaksanakan dengan sukses besar, menarik tidak kurang dari puluhan ribu peserta dan pengunjung. Festival ini dimeriahkan oleh 12 rangkaian acara yang berbeda, menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat dan partisipasi internasional yang signifikan.

Acara pembukaan Festival Gau Maraja diselenggarakan di lapangan Pallantikang, yang menjadi titik awal kemeriahan festival. Dibuka Menteri Kebudayaan RI, Dr. Fadli Zon.

Kehadiran perwakilan dari puluhan negara turut memeriahkan festival ini, menunjukkan daya tarik internasional yang kuat. Kehadiran peserta dan pembicara dari 20 negara menjadi agenda hari kedua dan ketiga yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Pemkab Maros (4-5 Juli 2025).

Puncak acara penutupan berlangsung di Taman Arkeologi Leangleang, mengakhiri perhelatan budaya ini dengan meriah.

Sebelum acara penutupan, suasana festival semakin hangat dengan diselenggarakannya Lomba Lagu Daerah. Lomba ini dilaksanakan dua hari sebelum penutupan, bertempat di lapangan Pallantikang, lokasi yang sama dengan pembukaan festival. Kompetisi ini menambah semarak acara dan memberikan panggung bagi bakat-bakat lokal.

Selain berbagai acara utama, lapangan Pallantikang juga menjadi pusat kegiatan ekonomi kreatif. Puluhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut berpartisipasi dengan mendirikan stan pameran sekaligus tempat penjualan langsung berbagai produk.

Kehadiran UMKM ini tidak hanya memamerkan kekayaan produk lokal tetapi juga mendorong transaksi ekonomi selama festival berlangsung.

Ismail Suardi Wekke, Anggota Panitia Pengarah yang juga Divisi Review dan Publikasi dalam acara Konferensi Gau Maraja mengemukakan pernyataan terima kasih atas dukungan semua masyarakat Maros, dan begitu pula mitra-mitra penyelenggara.

Baca Juga :  Hari Tani Nasional, Bupati Andi Asman Apresiasi Peran Petani Bone

Kegiatan Gau Maraja dilaksanakan bersama diantaranya Kementerian Kebudayaar RI, Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (PERWIRA LPMT), Pemerintah Kabupaten Maros, Universitas Hasanuddin, BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan.

_*Maros Peringati Hari Jadi ke-66, Wagub Sulsel Turut hadir di Festival Gau Maraja*_

Juga turut hadir, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, turut hadir dalam pembukaan Festival Gau Maraja pada malam puncak Hari Jadi ke-66 Kabupaten Maros. Acara yang berlangsung di Lapangan Pallantikang ini mengusung tema “Maju dan Berkembang sebagai Potensi Adat dan Budaya” dan menjadi panggung peluncuran program di kawasan situs prasejarah Leang-Leang, satu-satunya Taman Arkeologi di Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi mengucapkan selamat atas hari jadi Maros, menekankan bahwa peringatan ini lebih dari sekadar seremoni.

“Peringatan hari jadi bukan semata seremoni tahunan, melainkan sebuah momentum reflektif untuk menata masa depan daerah secara lebih inklusif dan berkarakter,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peluncuran Gau Maraja sebagai langkah progresif yang mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun Maros.

“Program ini menjadi jembatan antara warisan budaya dan modernitas, sekaligus memperkuat ekonomi lokal dan mempersatukan masyarakat dalam semangat pembangunan,” jelasnya.

Wagub Fatmawati juga mengapresiasi berbagai capaian Maros, mulai dari Paritrana Award di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan hingga indeks literasi daerah. Ia menegaskan komitmen Pemprov Sulsel dalam mendukung pembangunan Maros dengan mengalokasikan Rp1,4 triliun untuk program-program prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, yang turut hadir, memuji inisiatif pelestarian budaya yang digagas Pemkab Maros. Ia menekankan pentingnya sinergi antara budaya, alam, dan partisipasi generasi muda dalam menjaga identitas bangsa.

Baca Juga :  Mutasi Besar di Jajaran Polda Sulsel, Sejumlah Kasat Berganti Posisi

“Leang-Leang sebagai Taman Arkeologi memegang peranan penting dalam mendukung identitas Indonesia sebagai negara megadiversity. Kita harus merawat nilai budaya karena bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akarnya,” tegas Fadli Zon.

Bupati Maros, Chaidir Syam, juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan adat istiadat sebagai warisan kemanusiaan, seraya menyambut hangat para tamu: “Selamat datang di tanah yang merawat nilai kemanusiaan dalam adat istiadatnya. Tanah yang mendewakan tamu dan menghargai siapa saja yang datang.”

Festival Gau Maraja dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni tradisional, pameran Bilah Pusaka Nusantara, serta lokakarya edukasi budaya. Ratusan pelajar menampilkan pertunjukan kolosal seperti Tari Pepeka ri Makka, silat tradisional, dan tari kolosal khas Maros yang memukau ribuan pengunjung.

Tokoh adat Maros, Kareang Turikale Brigjen Pol (Purn) A.A. Mapparessa Daeng Manimbang, menyampaikan petuah bijak dalam bahasa adat: “Bercocok tanamlah di hati manusia, karena hati manusia itu suci dan jujur, tak akan pernah berbohong.” Pesan ini dapat diartikan sebagai ajakan untuk menanamkan kebaikan di hati sesama, karena dari sanalah kebenaran tumbuh dan kebaikan akan selalu kembali kepada pelakunya.

Festival ini ditutup dengan harapan besar agar Maros menjadi kabupaten yang maju, berbudaya, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi “Sulsel Maju dan Berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.” (*/rls/iwn)

Berita Terkait

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja
Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar
Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor
Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis
Dari Bone, Doa Keluarga Dr Andi Abbas Mengiringi Amanah Baru Dudung Abdurachman
Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa
Bupati Bone dan TNI Turun ke Sawah, Kajaolaliddong Disiapkan Jadi Sentra Kedelai
Desak DPR Bahas RUU Pidana LGBT, Ini Catatan SEMMI Bone

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:03 WITA

59 Mahasiswa Ikuti MAPABA Rayon Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar, Siap Jadi Kader Pergerakan Berjiwa Aswaja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Jelang Pelantikan DPD dan DPW, PAN Bone Boyong Ketua DPC dan Kader Seluruh Kecamatan ke Makassar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 00:39 WITA

Dari Lereng Bulu Cina, Wabup Bone Bawa Kabar Baik Untuk Pecinta Balap Motor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Brimob Sulsel Turun Langsung Bantu Ojol Lewat BBM Gratis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 00:20 WITA

Pimpin Upacara 1 Oktober, Wabup Bone Tegaskan Pancasila Kekuatan Pemersatu Bangsa

Berita Terbaru

Opini

MUAZIN BANGSA DI LINGKAR KEKUASAAN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 13:58 WITA