Bawaslu Bone Teruskan Dugaan Pelanggaran Ke Pj.Bupati Bone

- Jurnalis

Senin, 23 September 2024 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Ketua, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Bone beserta Kasubag dan staf meneruskan dugaan pelanggaran netralitas kepala desa yang diduga mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bone dalam Pemilihan Serentak 2024.

Setelah dilakukan analisis keterpenuhan unsur terhadap notma yang disangkakan dalam peraturan perundang-undangan, Bawaslu Bone melakukan penerusan dugaan pelanggaran salah seorang Kepala Desa tersebut ke Pj. Bupati Bone di rumah jabatannya, Senin (23/09/2024).

Baca Juga :  Sinjai Kirim Empat Wakil Terbaik ke Paskibraka Sulsel, Bupati: Ini Kebanggaan Daerah

“Informasi awal yang kami terima berupa video terkait dugaan pelanggaran netralitas kepala desa langsung ditindaklanjuti dengan penelusuran dan klarifikasi,” tegas Nur Alim Anggota Bawaslu Bone Koordiv. Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi.

“Kami proses sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku, hasil penelusuran dan analisis yang telah kami susun, hari ini kami teruskan ke Pj.Bupati Kabupaten Bone,”lanjutnya.

Baca Juga :  Bawaslu Bone Gelar Apel Siaga Guna Memastikan Kesiagaan

Bawaslu Bone secara massif melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun melaui sosial media untuk selalu mengingatkan kepala desa dan aparatur sipil negara untuk tidak melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon tertentu, karena selain konsekuensinya melanggar netralitas dapat juga berkonsekuensi tindak pidana pemilihan. (*)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA