SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Masuk Nominasi Terbaik Lomba Inovasi Sekolah

- Jurnalis

Senin, 28 Oktober 2024 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rombongan tim penilai sekolah inovasi disambut meriah dengan tari adat ‘Padduppa’ saat tiba di SD Inpres 3/77 Bajoe 1.

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Kepala UPT SD Inpres 3/77 Bajoe 1, Andi Abdul Kadir, S.Pd, merasakan manfaat dari lomba inovasi sekolah sehinggga menghasilkan pengembangan program inovasi di sekolahnya.

Kepala UPT SD Inpres 3/77 Bajoe 1 Andi Abdul Kadir, S.Pd sedang menghadapi tim penilai inovasi sekolah.

Aktivitas sekolah menjadi dinamis, dan terjalinnya kerjasama antar warga sekolah yang dilandasi nilai dan tradisi gotong-royong. Semangat yang dimiliki guru, murid, dan orangtua itu demi memajukan sekolah yang berada di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone itu.

Tim penilai inovasi sekolah saat mengunjungi ruang UKS sekolah.

Demikian disampaikan Andi Abdul Kadir setelah mengikuti penilaian lomba inovasi sekolah 2024.

Baca Juga :  Optimalkan Pelaporan Stunting, Pemkab Bone Dorong Penggunaan Aplikasi Web Bangda Kemendagri

SD Inpres 3/77 Bajoe 1 adalah salah satu sekolah perwakilan dari Kecamatan Tanete Riattang Timur yang dipercayakan mengikuti lomba inovasi sekolah yang diikuti oleh 27 sekolah perwakilan kecamatan se Kabupaten Bone.

Ketua Tim Dra. Rahma, M.Pd memandu rapat pleno usai melakukan penilaian bersama anggota tim penilai.

Kegiatan ini diprogramkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bone sebagai penyelenggara lomba Inovasi Sekolah 2024.

Andi Abdul Kadir menambahkan, dampak dari penerapan program inovasi sekolah sejak satu bulan terakhir, sangat terasa. Karena lingkungan sekolah menjadi lebih bersih, indah dan sehat.

Inovasi yang dihasilkan sekolah dihadirkan ketika tim penilai lomba inovasi sekolah dari Kabupaten mengunjungi SD Inpres 3/77 Bajoe 1.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Rekomendasi DPRD, Dinas Pendidikan Bone Izinkan Jam Pulang Guru Ikuti Siswa dan RPP Disusun Mandiri

Ketua tim Dra. Rahma, M.Pd dalam rapat pleno menyampaikan kegiatan ini telah diprogramkan oleh Dinas Pendidikan setiap tahun.

“Untuk inovasi tahun ini ada empat komponen pokok yang kita nilai yaitu kebijakan program kurikulum, sarana dan prasarana sekolah, prilaku hidup bersih dan sehat serta inovasi kepala sekolah, guru dan murid

“Guru bisa menciptakan aplikasi baru dalam proses pembelajaran, kepala sekolah ada program konseling kerjasama dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bone,” ungkap Rahma.

Suasana rapat pleno dihadiri guru-guru, para kepala sekolah, ketua K3S dan pengawas pembina, serta unsur Forkopimcam.

Dalam kesempatan itu Rahma menyampaikan terkait hasil penilaiannya semua baik dan lengkap.

Selaku ketua tim berharap semua masukan terkait yang masih kurang supaya ditingkatkan dan agar lebih bagus lagi.

Kepala sekolah se Kecamatan Tanete Rittang Timur jalin kebersamaan dan bersatu turut berpartisipasi dalam kegiatan lomba inovasi sekolah.

Pada penilaian lomba inovasi sekolah tersebut turut hadir Lurah Bajoe Adi, Kepala Lingkungan Rompe Colli, Babinsa Sertu Saharuddin, DLHD Muh. Yunus, Pengawas Pembina SD H. Abd. Rahman, S.Pd, perwakilan dari Puskesmas Bajoe, ketua K3S Andi Ruslianto, S.Pd, serta kepala sekolah se Kecamatan Tanete Riattang Timur.(*/Sugi)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA