Pemkab Bone Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat 2025, Wabup Andi Akmal: Pendidikan Harus Menyentuh Yang Terpinggirkan

- Jurnalis

Selasa, 11 November 2025 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperluas akses pendidikan bagi warga yang paling membutuhkan ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Konstruksi Sekolah Rakyat Tahun 2025 serta koordinasi usulan untuk Tahun 2026.

Rapat strategis yang berlangsung di Hotel Gammara, Kota Makassar, ini menjadi wadah untuk menyamakan persepsi dan mematangkan kesiapan teknis daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan pada Selasa, 11 November 2025.

Sekolah Rakyat sendiri adalah inisiatif mulia dari Kementerian Sosial RI yang dirancang sebagai upaya pemberdayaan sosial di bidang pendidikan, secara khusus menyasar anak-anak dan warga yang belum terjangkau sistem pendidikan formal sebuah jembatan harapan untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di daerah tertinggal atau terpencil.

Dihadiri oleh perwakilan kementerian, pemerintah daerah, dan tim teknis pelaksana, agenda utama Rakor berfokus pada pembahasan kesiapan administrasi, teknis, dan kelembagaan daerah. Hal ini penting untuk memastikan pelaksanaan program strategis nasional ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata di komunitas.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polresta Malang Kota Raih Empat Penghargaan pada Rakernis & Anev Ditresnarkoba Polda Jatim 2025

Dalam kesempatan tersebut, dengan penuh perhatian, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi sejati di lapangan. Beliau menggarisbawahi pentingnya sinergi yang kuat antara Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, PMD, aparat kecamatan, desa, hingga para kepala sekolah.

“Kita ingin program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Sinergi ini sangat diperlukan agar Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” Ungkap Andi Akmal.

Ia menggarisbawahi bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara, dan program ini adalah upaya nyata untuk menjangkau mereka yang terpinggirkan. Melalui sinergi ini, Bone berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa, langsung dari jantung komunitas mereka.

Baca Juga :  Wabup Bone Hadiri Audiensi Tiran Nusantara Group, Bahas Investasi Pelabuhan Rp1,7 Triliun di Tonra

Wakil Bupati juga mengapresiasi dukungan penuh dari Bupati Bone yang sebelumnya telah meresmikan Sekolah Rakyat pertama di Kabupaten Bone sebagai tonggak awal gerakan pendidikan inklusif di daerah.

Ia menilai, langkah tersebut menjadi inspirasi bagi pengembangan Sekolah Rakyat di tahun-tahun mendatang.

“Pak Bupati sudah meletakkan pondasi penting dengan peresmian Sekolah Rakyat beberapa waktu lalu. Kini tugas kami memastikan keberlanjutan dan perluasan program ini agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” lanjutnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bone akan terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat tahun 2025 berjalan optimal, sekaligus mempersiapkan usulan tambahan pada tahun 2026.

“Harapan kami sederhana, agar tidak ada lagi anak-anak Bone yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi atau jarak. Sekolah Rakyat harus menjadi rumah belajar yang membuka peluang dan harapan baru bagi masa depan mereka,” pungkas Wakil Bupati Bone.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Manusia-Manusia Jam Lima Sore
Rakyat Bertanya, DPRD Bone di Mana? WIB Soroti BBM Subsidi, Tambang Ilegal Hingga UHC Non Cut Off
Dana CSR di Bone Mengalir ke Mana? WIB Desak DPRD Gelar RDPU
Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden: Jalan Perjuangan Baru atau Kooptasi Gerakan Buruh?
Gimik “Mas Bahlil Ganteng” dan Taktik Kekuasaan Menjinakkan Daya Kritis
Kemunafikan Ekologis: Menjual Narasi Hijau di Hilir, Menandatangani Konsesi Tambang di Hulu
SDIT Rabbani Bone Cetak Generasi Berintegritas
KEPMI Bone Latenriruwa Audiensi DPRD Sulsel, Bahas Kaderisasi Hingga Kejahatan Terorganisir
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:16 WITA

Manusia-Manusia Jam Lima Sore

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:44 WITA

Rakyat Bertanya, DPRD Bone di Mana? WIB Soroti BBM Subsidi, Tambang Ilegal Hingga UHC Non Cut Off

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:41 WITA

Dana CSR di Bone Mengalir ke Mana? WIB Desak DPRD Gelar RDPU

Senin, 8 Juni 2026 - 20:54 WITA

Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden: Jalan Perjuangan Baru atau Kooptasi Gerakan Buruh?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:53 WITA

Gimik “Mas Bahlil Ganteng” dan Taktik Kekuasaan Menjinakkan Daya Kritis

Berita Terbaru

Daerah

Manusia-Manusia Jam Lima Sore

Sabtu, 13 Jun 2026 - 15:16 WITA

Daerah

Dana CSR di Bone Mengalir ke Mana? WIB Desak DPRD Gelar RDPU

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:41 WITA