Jaminan Dilelang Sepihak, BPR Bhapertim Persada Cabang Kepung Digugat

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, TRISAKTINEWS.COM — BPR Bhapertim Cabang Kepung digugat oleh nasabahnya lantaran dianggap melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan melakukan lelang terhadap 3 bidang tanah yang menjadi jaminan pembiayaan. Kasus ini tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri sejak Bulan Juni 2025 lalu.

Perkara yang teregister dengan nomor 81/Pdt.G/2025/PN Gpr ini sudah masuk dalam persidangan. Bahkan, majelis hakim PN Kabupaten Kediri telah melakukan Pemeriksaan Setempat (PS) dengan mendatangi 3 lokasi lahan yang disengketakan, pada Jum’at 10 Oktober 2025.

Diketahui, Penggugat dalam perkara ini adalah Hadi Susanto, warga Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Hadi menjaminkan 3 Bidang tanah di BPR Bhapertim cabang Kepung untuk memperoleh pembiayaan sebesar 450 juta pada tahun 2021 lalu.

Uang tersebut oleh Hadi digunakan untuk modal ternak sapi perah dan Pembesaran sapi. Namun, ia harus mengalami kerugian besar akibat Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada pertengahan 2022 lulu, hingga akhirnya mengalami kesulitan pembayaran angsuran pada BPR Bhapertim.

Baca Juga :  Wabup Bone Buka Pelatihan Audit Kinerja Tematik 2025, Dorong Penguatan Fungsi Pengawasan Internal

Muchamad Triono, kuasa hukum Hadi Susanto ketika dikonfirmasi usai PS menyampaikan kronologi peristiwa yang dia anggap sebagai PMH ini.

Menurut Triono, BPR Bhapertim tidak menjalankan Peraturan Bank Indonesia Nomor 14/15/PBI/2012 dan surat edaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NO.SP 58/DHMS/OJK/IX/2022 untuk memberikan keringanan atau Implementasi relaksasi bagi debitur yang terdampak PMK.

“BPR Bhapertim hanya berpatokan pada perjanjian kredit, tidak mempertimbangkan keadaan kahar atau keadaan memaksa atau force majeure yang dialami nasabah,” kata Triono.

Triono menyayangkan sikap BPR Bhapertim yang semena-mena telah melelang jaminan tanpa sepengetahuan pemberi jaminan. Pihak Bhapertim, kata dia, baru menyampaikan pemberitahuan lelang seminggu Pasca kasus tersebut di daftarkan di Pengadilan.

Tak hanya itu, Triono juga mencium adanya kongkalikong antara kepala cabang dengan pemenang lelang.

Baca Juga :  Bupati Bone Terpilih Temui Wartawan, Andi Asman : Jangan Berhenti Kawal Kinerja Kami

“Belakang ini saya menerima informasi, kepala cabang mengintervensi penggarap lahan agar segera membabat tanaman yang sudah ditanam. Dia mengatakan kalau lahan ini akan dibangun oleh pemiliknya, kan aneh,” imbuhnya.

Pantauan dilokasi PS, hakim tampak mencocokkan batas-batas antara yang tertulis di sertifikat hak milik dengan lokasi sebenarnya. Ketua Majelis hakim PN Kabupaten Kediri, Dwiyantoro juga terlihat beberapa kali menanyakan kecocokan data yang dimiliki Penggugat maupun tergugat.

“Batas-batas nya sudah sesuai ya Penggugat dan tergugat,” tanya Ketua Majelis Dwiyantoro, yang kemudian dibenarkan oleh kedua belah pihak.

Sebelum sidang PS diakhiri, ketua majelis hakim juga sempat menanyakan kepada tergugat maupun Penggugat jika ada sesuatu yang ingin disampaikan. Namun kedua belah pihak kompak menyatakan tidak ada.

“Jika tidak ada, sidang saya akhiri, sidang berikutnya pada Rabu 15 Oktober, dengan ageda Pemeriksaan Saksi-saksi,” tutup ketua Majelis.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan
UNIM Bone Makin Mendunia, Peminat Tembus 9 Provinsi hingga Afrika
Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Jumat, 4 September 2026 - 00:16 WITA

PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral

Kamis, 3 September 2026 - 21:46 WITA

Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah

Berita Terbaru