995 Hektar Lahan Karampuang Masuk Calon Hutan Adat, Tim Terpadu Paparkan Hasil Verifikasi

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 17:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINJAI, TRISAKTINEWS.COM — Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai A. Jefrianto Asapa didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Yuhadi Samad hadir mengikuti Exit Meeting Verifikasi Usulan Hutan Adat Karampuang, di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jumat (21/11/2025) Pagi.

Dalam exit meeting ini, Tim Terpadu memaparkan hasil temuan sementara selama verifikasi lapangan kepada Pemerintah Daerah dan perwakilan masyarakat adat.

Mulai dari menjelaskan entitas Karampuang, ikatan kekeluargaannya, cerita pintas mengenai Sosio-Agraria MHA Karampuang, hingga Objek Karampuang.

Pemaparan ini penting sebagai penentu
bagi pemerintah pusat (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – KLHK) untuk mengambil keputusan terkait usulan penetapan hutan adat kedepannya.

Baca Juga :  Gandeng Komunitas YNCI, Satlantas Bone Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas Pada Operasi Patuh Pallawa 2025

“Berdasarkan yang kami temukan di Karampuang, terdapat relasi konsep To Manurung komunitas adat se-Sulawesi Setatan, terdapat hubungan yang erat antara ragam cerita leluhur dengan ritual adat yang masih dilakukan saat ini,”ungkap Ketua Tim Verifikasi Terpadu Emban Ibnurusyd.

Sementara itu, Sekda menyampaikan dari 1000 hektar lebih lahan yang diusulkan, sekira 995 hektar dinyatakan telah menjadi calon hutan adat berdasarkan hasil akhir sementara.

Menurut Sekda banyak manfaat yang akan diperoleh masyarakat adat jika kawasan tersebut ditetapkan sebagai hutan adat.

Baca Juga :  Ketua PGRI Sinjai Terpilih, Andi Jefrianto Asapa Ajak Guru Songsong Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

“Dengan penetapan tersebut, Masyarakat diberikan haknya untuk memanfaatkan hutan adat, namun tentu harus menjaga dan memelihara alam jangan sampai ada yang rusak seperti hutan gundul,”ungkap Sekda.

Sekda berharap penetapan ini segera membuahkan hasil, menyusul hutan adat lainnya yang ada di Kabupaten Sinjai.

Turut hadir Camat Bulupoddo, AMAN Sinjai, Perwakilan Dinsos Sulsel, Perwakilan Direktorat PKTHA Kementerian Lingkungan Hidup, Pihak KPH Tangka, Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah VII Makassar dan beberapa pihak terkait lainnya.

Penulis : Nurman

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Adu Penalti Dramatis, Bone BerAmal FC Sabet Juara Piala Gubernur Cup 2026
Kapolres Bulukumba Soroti Hoaks dan AI Jelang Pemilu, Ada Apa? Bawaslu Datang Bawa Agenda Ini
Wabup Bone Hadiri Rakor Bioethanol Kementan, Siap Petakan Potensi Lahan Tebu, Jagung dan Ubi Kayu
DR. H. A. Abbas Yunus, S.H., M.H., M.Si Hibahkan Gedung Sekretariat Permanen Untuk HMI Komisariat Hukum Uniasman, Jadi Rumah Perjuangan dan Kaderisasi
Drama Penalti di Stadion BJ Habibie, Bone Beramal FC Tembus Final Piala Gubernur Sulsel 2026
KTM Cup IX 2026 Dibuka, Andi Akmal Dorong Lapangan Leppangeng Naik Standar
Dihadiri Wabup Bone, 124 Peserta Tasyakuran Dirosa Angkatan II Didorong Terus Belajar Al-Qur’an
Tiga Pria Diamankan Polisi di Bone, Diduga Usai Konsumsi Sabu, Anak Anggota DPRD Ikut Diperiksa

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:05 WITA

Adu Penalti Dramatis, Bone BerAmal FC Sabet Juara Piala Gubernur Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:36 WITA

Kapolres Bulukumba Soroti Hoaks dan AI Jelang Pemilu, Ada Apa? Bawaslu Datang Bawa Agenda Ini

Senin, 21 September 2026 - 13:16 WITA

Wabup Bone Hadiri Rakor Bioethanol Kementan, Siap Petakan Potensi Lahan Tebu, Jagung dan Ubi Kayu

Senin, 21 September 2026 - 12:11 WITA

DR. H. A. Abbas Yunus, S.H., M.H., M.Si Hibahkan Gedung Sekretariat Permanen Untuk HMI Komisariat Hukum Uniasman, Jadi Rumah Perjuangan dan Kaderisasi

Minggu, 20 September 2026 - 22:51 WITA

Drama Penalti di Stadion BJ Habibie, Bone Beramal FC Tembus Final Piala Gubernur Sulsel 2026

Berita Terbaru