Wali Kota Makassar Resmikan Klinik Ananda, Hadirkan Layanan Cuci Darah Terpadu Pertama di Sulsel

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, TRISAKTINEWS.COM — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Klinik Ananda yang berlokasi di Jalan Monginsidi, Selasa (24/6/2025). Klinik ini disebut sebagai yang pertama di Makassar bahkan Sulawesi Selatan yang akan menghadirkan layanan cuci darah (hemodialisa) secara mandiri dan terintegrasi.

Dalam sambutannya, Munafri yang akrab disapa Appi mengapresiasi kehadiran Klinik Ananda sebagai bentuk kepedulian sektor swasta terhadap kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, terutama layanan cuci darah yang hingga kini masih memiliki antrean panjang di berbagai rumah sakit.

“Makassar tidak hanya menjadi kota dagang, tapi juga kota yang menyiapkan fasilitas pendukung kehidupan, termasuk kesehatan. Kehadiran klinik ini adalah bentuk tanggung jawab sosial masyarakat Makassar terhadap warganya,” ucap Appi.

Baca Juga :  Kasat Lantas Bone Tegur Truk Gunakan Karpet Lumpur Tak Sesuai Standar, Dinilai Berbahaya Bagi Pengendara

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen memperkuat infrastruktur layanan kesehatan, termasuk melanjutkan pembangunan fasilitas kesehatan yang sempat tertunda.

“Insya Allah, beberapa proyek yang sempat mandek akan kembali kita prioritaskan tahun ini,” tambahnya.

Pemilik Klinik Ananda, dr. Fadli Ananda, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Makassar. Ia menjelaskan bahwa klinik ini akan menjadi fasilitas layanan terpadu yang fokus awalnya adalah pemeriksaan umum dan penyakit dalam, dengan target jangka pendek membuka layanan hemodialisa.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Dukung Produksi “Anak Lorong The Movie 2026” Angkat Budaya Lokal

“Kami melihat kebutuhan cuci darah di Sulsel sangat tinggi, antrean bisa mencapai 300–500 pasien per bulan. Ini yang menjadi dasar kami menghadirkan layanan hemodialisa di Makassar,” jelasnya.

Saat ini Klinik Ananda telah diperkuat dengan 4 dokter spesialis, 6 dokter umum, dan sekitar 12 perawat. Layanan pemeriksaan kesehatan umum dan medical check-up juga telah mulai beroperasi.

Dengan kehadiran Klinik Ananda, Makassar memperkuat posisinya sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di kawasan timur Indonesia, sekaligus membawa harapan baru bagi pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, yang membutuhkan akses layanan cuci darah yang cepat dan memadai. (*/rls)

Berita Terkait

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan
UNIM Bone Makin Mendunia, Peminat Tembus 9 Provinsi hingga Afrika
Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Jumat, 4 September 2026 - 00:16 WITA

PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral

Kamis, 3 September 2026 - 21:46 WITA

Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah

Berita Terbaru