Wabup Bone Ungkap Potensi Perputaran Ekonomi Rp40 Miliar per Bulan dari Program MBG dan SPPG

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 20:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, mengungkap potensi besar perputaran ekonomi melalui program dapur bergizi (MBG) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bone.

Ia menyebutkan bahwa jika seluruh SPPG berjalan optimal, nilai perputaran uang yang beredar di Bone dapat mencapai Rp40 miliar per bulan dan mampu menyerap hingga 4.000 tenaga kerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Akmal saat menghadiri peresmian SPPG Merdeka 1 dan 2 yang dikelola Yasika Group bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, Jumat (14/11/2025).

Peresmian ini juga dirangkaikan dengan launching 10 titik SPPG baru di Bone.

Acara yang berlangsung di Jl. Merdeka, Kecamatan Tanete Riattang, turut dihadiri Ketua DPRD Sulsel drg. Andi Rachmatika Dewi, Anggota DPRD Sulsel, unsur Forkopimda Bone, jajaran OPD, serta pembina Yayasan Yasika Group.

Wabup Bone memaparkan bahwa setiap SPPG memiliki potensi menggerakkan anggaran hingga Rp500 juta per bulan. Dengan 10 SPPG yang sudah berjalan, berarti ada setidaknya Rp5 miliar berputar di Bone setiap bulan. Jika target 80 SPPG tercapai, angka itu melonjak drastis menjadi Rp80 miliar.

Baca Juga :  Tindak Lanjuti Aspirasi Pedagang, Wabup Bone Temui Kemendag Bahas Revitalisasi Pasar Mare

“Peluang perputaran anggaran dari kehadiran SPPG ini luar biasa. Jika 80 SPPG berjalan, masing-masing dengan estimasi Rp500 juta, maka perputaran ekonominya sangat besar dan tentu memberi dampak langsung kepada masyarakat,” ujar Andi Akmal.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen menjaga agar siklus keuangan tetap berputar di daerah. Salah satu bentuknya adalah dukungan terhadap pembangunan Kebun MBG Terintegrasi yang akan memastikan pasokan bahan baku berasal dari masyarakat lokal.

“Kita sudah menjaga bagaimana siklus keuangan tidak bergeser dari Bone. Kehadiran Kebun MBG Terintegrasi adalah bentuk dukungan nyata pemerintah,” tambahnya.

Program MBG dan SPPG juga dinilai strategis dalam membuka lapangan kerja baru. Dengan 80 SPPG beroperasi, diproyeksikan ada 4.000 tenaga kerja yang terserap.

“Tenaga kerja yang terserap kita harapkan berasal dari keluarga pra sejahtera sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat bawah,” jelasnya.

Wabup turut menyampaikan apresiasi kepada Yasika Group atas kontribusinya dalam mendukung implementasi program MBG di Bone.

“Terima kasih kepada Yasika Group yang telah berkontribusi dalam mendukung program MBG. Kita bahkan bisa menjadi daerah kedua yang paling siap dalam implementasi ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Sat Polairud Polres Bone Sambangi Nelayan Di PPI Lonrae, Ini Himbauan Yang Disampaikan

Di tengah tantangan pemotongan anggaran sebesar Rp300 miliar, Wabup menilai program MBG justru hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pemotongan 300 miliar memang berat, tetapi program pusat seperti ini hadir langsung ke bawah, dan itu sangat berarti bagi kita,” tegasnya.

Selain pemenuhan gizi masyarakat, program ini menggerakkan rantai pasok mulai dari petani, penyedia bahan makanan, UMKM penyedia peralatan, hingga pengadaan tenaga kerja dapur.

Wabup kembali menegaskan bahwa Pemkab Bone mendukung penuh percepatan pembangunan SPPG yang dikelola Yasika Group.

“Kita ingin siklus keuangan tetap berputar di Bone. Kehadiran Kebun MBG Terintegrasi nantinya akan memastikan rantai pasok bahan baku berasal dari masyarakat lokal,” katanya.

Dengan perputaran uang yang begitu besar dan peluang penyerapan tenaga kerja yang luas, program MBG dan SPPG disebut menjadi salah satu instrumen strategis dalam menekan stunting sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Bone.

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan
UNIM Bone Makin Mendunia, Peminat Tembus 9 Provinsi hingga Afrika
Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Jumat, 4 September 2026 - 00:16 WITA

PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral

Kamis, 3 September 2026 - 21:46 WITA

Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah

Berita Terbaru