Wabup Bone Pimpin Rapat Percepatan Program 100 Hari Kerja: Fokus Sekolah Rakyat dan Pelayanan KTP

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 15:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM – Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin memimpin Rapat Bersama Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Bone, Kepala Bidang Capil Kabupaten Bone dan CDK Dinas Pendidikan Wilayah Bone Provinsi Sulawesi Selatan, di Ruang Rapat Wakil Bupati Bone, Rabu, (7/5/2025).

Wabup Andi Akmal menyampaikan Rapat teknis yang dilaksanakan menindak lanjuti arahan Bupati Bone terkait tentang percepatan Sekolah Rakyat yang rencananya berlokasi di Dusun Bakungnge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre dan di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.

Baca Juga :  284 Santri Ponpes Al-Junaidiyah Biru Diwisuda, Wabup Bone: Pesantren Pusat Keilmuan dan Kebaikan

Hal ini dalam rangka mendukung program implementasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bone khususnya bantuan seragam dan Pelayanan KTP bersama.

Terkait dengan rencana kerja 100 hari pertama itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan saling mendukung sebagai bentuk kebersamaan antara pemimpin dengan masyarakat.

“Dalam 100 hari pertama kami akan menjalankan program-program prioritas yang langsung berdampak dan terukur,” ungkap Wabup Andi Akmal.

Baca Juga :  Infrastruktur Baru Dibangun, Desa Suwaloh Justru Rusak Lagi Gegara Truk Pasir Kades

“Program ini bukan hanya janji, tapi komitmen yang harus direalisasikan bersama. Diharapkan seluruh jajaran untuk menyusun strategi konkret dan memastikan setiap kebijakan bisa diukur dengan hasil yang jelas dan transparan. Mari bersama-sama membangun lingkungan kerja yang kolaboratif dalam membangun Kabupaten Bone,” tegasnya.

Sebagai Wakil Bupati, kata Andi Akmal siap membantu khususnya dalam mensukseskan program tersebut seperti kebersihan, kesehatan dan program lainnya. (*/ril)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA