Truck Lawan Arus di Jalan Ngaglik, Satlantas Polrestabes Surabaya Dituding Lalai Saat Jam Rawan Macet

- Jurnalis

Minggu, 2 November 2025 - 21:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, TRISAKTINEWS.COM — Aksi nekat sebuah truk yang melawan arus di Jalan Ngaglik, Kapasari, Surabaya, pada Sabtu (1/11/2025) sore sekitar pukul 15.00 WIB membuat warga geram.

Insiden tersebut terjadi tepat di jam rawan macet, namun ironisnya, tak terlihat satu pun petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya yang berjaga di lokasi.

Menurut pantauan warga sekitar, truk besar yang melaju dari arah Jalan Kapasari menuju Ngaglik itu dengan sengaja menerobos jalur berlawanan demi menghindari antrean panjang kendaraan. Akibatnya, lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat dan menimbulkan kekesalan para pengendara lain.

“Sudah tahu jalan sempit, malah lawan arus. Parahnya, nggak ada polisi sama sekali yang ngatur. Kalau jam segini macetnya memang luar biasa,” ujar Rudi, salah satu warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Sosok Alhamrhum Komjen (Purn) Jusuf Manggabarani: Jenderal Tangguh Yang Pernah Dikenal "Kebal Senjata"

Kondisi itu pun memantik kritik dari masyarakat terhadap kinerja Satlantas Polrestabes Surabaya. Banyak yang menilai bahwa petugas lalu lintas hanya bekerja di waktu-waktu tertentu dan tidak melakukan pengawasan secara konsisten, terutama di jam sibuk.

“Selama ini Satlantas cuma kelihatan pas ada liputan atau kegiatan pencitraan. Tapi pas kondisi macet benar-benar butuh mereka, malah nggak ada,” tambah warga lainnya dengan nada kesal.

Saat awak media mencoba mengonfirmasi peristiwa ini kepada Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi. Bahkan, beberapa awak media mengaku pesan konfirmasi mereka melalui WhatsApp tidak direspons.

Baca Juga :  Project Budaya Bone Sukses Gelar Lokakarya Moderasi Beragama

Kejadian ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terhadap kinerja aparat lalu lintas di Kota Surabaya. Warga berharap, jajaran Satlantas Polrestabes Surabaya bisa lebih sigap dan siaga, terutama pada jam-jam rawan kemacetan seperti pukul 07.00–09.00 pagi dan 15.00–18.00 sore.

“Kalau petugas stand by di jam padat, masyarakat pasti lebih percaya sama kinerja polisi lalu lintas. Jangan cuma muncul pas acara-acara saja,” tegas salah satu pengendara yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat kini menanti langkah tegas dari pihak berwenang, agar kejadian serupa tidak terulang dan ketertiban berlalu lintas di Kota Surabaya benar-benar terjaga.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal
Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.
Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem
Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:25 WITA

HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WITA

Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26 WITA

Pemkab Bone Salurkan Seragam Sekolah Gratis, Kepala SDN 187 Tompobulu: Terima Kasih Pemerintahan Beramal

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:29 WITA

Mengurai Manajemen Aksi dan Psikologi Massa: Saat Mahasiswa Diajak Menelaah isu Beasiswa KIP dan Praktik Uang Palsu UIN Alauddin Makassar.

Senin, 13 Juli 2026 - 22:26 WITA

Polda Sulsel Gelar Uji Kompetensi Kapolsek Urban, Promosi Jabatan Berbasis Kompetensi dan Merit Sistem

Berita Terbaru

Opini

Hitung-hitungan Ekonomi di Balik Kasus Korupsi

Minggu, 19 Jul 2026 - 13:47 WITA

Opini

Saat Manusia Lebih Sibuk ‘Tampak’ daripada ‘Menjadi’

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:29 WITA

Opini

Ketika Realitas Desa Melampaui Fiksi Eka Kurniawan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:15 WITA