Refleksi Akhir Tahun di Teras Kahuripan, Warga Sidoarjo Pertanyakan Janji Bupati Yang Tak Kunjung Nyata

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, TRISAKTINEWS.COM — Suasana Warkop Teras Kahuripan mendadak berubah menjadi ruang curahan kegelisahan publik. Dalam acara Refleksi Akhir Tahun yang digelar Relawan Sidoarjo Bebas Bersuara, puluhan warga meluapkan kekecewaan mereka terhadap kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang dinilai belum mampu merealisasikan janji-janji politiknya.

Diskusi terbuka yang berlangsung hangat dan kritis itu menghadirkan Dr. dr. Andre Yulius, M.H, sosok yang akrab dijuluki “Dokter Rakyat”, sebagai pembicara utama. Kehadirannya menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang ingin mendapatkan penjelasan jujur sekaligus perspektif kritis terkait arah pembangunan Sidoarjo.

Sejak awal diskusi, satu per satu peserta mengangkat isu yang selama ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari banjir yang terus berulang setiap musim hujan, hingga ketiadaan kejelasan grand design dan master plan pembangunan daerah yang kerap digaungkan saat kampanye, namun tak kunjung dirasakan manfaatnya.

Baca Juga :  Wabup Bone Tekankan Percepatan Penyelesaian PBB-P2, 12 Camat Diminta Lebih Proaktif

Salah seorang peserta dengan nada tegas mempertanyakan komitmen pemerintah daerah terhadap perencanaan jangka panjang. “Kami sering mendengar istilah grand design dan master plan, tapi di lapangan kami belum melihat hasilnya. Banjir masih terjadi, masalah klasik terus berulang,” ujarnya, disambut anggukan peserta lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Dr. dr. Andre Yulius, M.H tidak menampik adanya ketimpangan antara janji dan realita. Ia menyampaikan bahwa banyak komitmen politik yang berhenti sebatas slogan, tanpa diterjemahkan menjadi kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kalau kita jujur, janji kampanye itu belum terwujud. Contoh paling sederhana adalah banjir. Setiap musim hujan, masyarakat masih kebanjiran. Ini menandakan tidak adanya perencanaan yang matang dan berkelanjutan,” tegas Andre Yulius.

Menurutnya, pembangunan daerah seharusnya memiliki arah yang jelas, terukur, dan konsisten. Tanpa grand design yang kuat, kebijakan hanya bersifat tambal sulam dan tidak menyentuh akar persoalan.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Bone Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas di Operasi Keselamatan Pallawa 2026

Usai diskusi, kepada awak media Dr. dr. Andre Yulius, M.H menegaskan bahwa refleksi akhir tahun bukan sekadar ajang kritik, melainkan alarm bagi para pemimpin daerah agar kembali pada amanah rakyat.

“Kritik ini bukan untuk menjatuhkan siapa pun. Ini adalah bentuk kepedulian. Pemimpin yang baik harus berani mendengar suara rakyatnya, sekalipun itu pahit,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Sidoarjo untuk terus aktif mengawal kebijakan publik dan tidak kehilangan keberanian dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, ruang-ruang diskusi seperti ini harus terus dirawat sebagai bagian dari demokrasi yang sehat.

Acara refleksi akhir tahun ini ditutup dengan harapan besar agar di tahun mendatang, pemerintah Kabupaten Sidoarjo mampu menghadirkan perubahan nyata, bukan sekadar janji, serta mewujudkan pembangunan yang benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Penulis : Redho

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN
Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral
Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah
Atap Bocor, Lantai Berlubang: Puluhan Siswa SD di Pelosok Bone Belajar di Tengah Ancaman Keselamatan
UNIM Bone Makin Mendunia, Peminat Tembus 9 Provinsi hingga Afrika
Pesan Bupati Bone Di Malam Ramah Tamah Purna Paskibraka dan Jamnas 2026 Bikin Merinding

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:27 WITA

ANALISIS YURIDIS DUGAAN PELANGGARAN ATAS TINDAKAN FISIK TERHADAP STAF DI LINGKUNGAN DPRD KABUPATEN BONE SERTA IMPLIKASI ETIKA DAN KEHORMATAN JABATAN

Jumat, 4 September 2026 - 20:23 WITA

Bupati Bone Akan Benahi Akses Pegunungan Ponre, Jalan Salebba–Bolli Jadi Perhatian

Jumat, 4 September 2026 - 20:16 WITA

Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis

Jumat, 4 September 2026 - 00:16 WITA

PBAK Bukan Panggung Organisasi Eksternal: Ketika Ruang Fakultas Diperebutkan Secara Sektoral

Kamis, 3 September 2026 - 21:46 WITA

Rumah Nyaris Roboh, Janda di Bone Bertahan Demi Anak Tetap Sekolah

Berita Terbaru