Polsek Kindang Gerebek Arena Sabung Ayam di Desa Tamaona, Dua Ayam Aduan Diamankan

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BULUKUMBA, TRISAKTINEWS.COM – Polsek Kindang, Polres Bulukumba, mengambil langkah tegas dalam memberantas praktik perjudian dengan menggerebek arena sabung ayam di Dusun Campaga, Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, pada Senin sore (26/5/2025) kemarin.

Penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolsek Kindang, AKP Arifuddin, bersama sejumlah personel, dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Meskipun para pelaku berhasil melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi, kepolisian berhasil menghentikan kegiatan perjudian yang meresahkan dan merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Bukan Anak Konglomerat, Bukan Jalan Pintas: Kisah David Lim Yang Jarang Diceritakan

“Para pelaku sabung ayam melarikan diri setelah mengetahui kedatangan kami. Namun, kegiatan judi berhasil kami hentikan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga ketertiban dan ketenangan masyarakat,” ujar AKP Arifuddin.

Sebagai langkah pencegahan agar arena tidak digunakan kembali, pihak kepolisian melakukan pemusnahan dengan cara membakar fasilitas sabung ayam yang ada di lokasi serta mengamankan dua ekor ayam aduan milik para pelaku judi.

Baca Juga :  Jaga Kebersihan dan Kepedulian Sosial, Sat Intelkam Polres Luwu Utara Gelar Bakti Sosial

Kapolsek Kindang juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dan tidak segan melaporkan segala bentuk pelanggaran hukum.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Jika mengetahui adanya praktik perjudian dalam bentuk apapun, segera laporkan. Polsek Kindang akan menindak tegas segala aktivitas yang melanggar hukum,” tegasnya. (*/rls)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA