Kasus Hak Cipta Font di PN Wates, Iwan Kurniawan: Saya Melawan Karena Tidak Ingin Ada Korban Berikutnya

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KULONPROGO, TRISAKTINEWS.COM — Persidangan perkara pidana pelanggaran hak cipta atas font (huruf) yang mendudukkan Iwan Kurniawan Bin Ngatiran sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Wates, Kabupaten Kulonprogo, memasuki babak penting. Sidang kesebelas yang digelar Kamis (2/10/2025) dengan agenda keterangan terdakwa, mengungkap sejumlah fakta substansial.

Dalam persidangan, Iwan menegaskan tidak ada unsur mens rea (itikad jahat) dalam perkara ini. Ia menjelaskan bahwa pembuatan 18 thumbnail konten YouTube yang menjadi pokok perkara justru dilakukan oleh seorang tenaga lepas, Tukijan, yang mencari dan menggunakan font milik pelapor Thomas Aredea tanpa sepengetahuan dirinya.

“Saya hanya pihak pemberi order dan awam soal desain grafis,” jelas Iwan di hadapan majelis hakim.

Selain itu, Iwan mengungkap sejak awal dirinya telah beritikad baik menyelesaikan kasus melalui jalur damai dengan menawarkan ganti rugi sebesar Rp15 juta. Namun tawaran itu ditolak oleh Thomas yang meminta ganti rugi sebesar Rp120 juta. Pada proses mediasi pun, Thomas tetap pada pendiriannya.

Baca Juga :  Mahasiswa Farmasi Universitas Almarisah Madani Integrasikan Edukasi Kesehatan dan TOGA dalam KKN Kebangsaan 2025

Fakta lain yang muncul adalah soal lisensi font yang diklaim Thomas. Sebelumnya, pelapor menyatakan lisensi font miliknya di platform luar negeri hanya berupa etalase dan tidak bisa dibeli langsung. Namun, Iwan membantah dengan menunjukkan bukti email bahwa lisensi tersebut sebenarnya bisa dibeli melalui platform. Ia juga menyebut harga lisensi font sering berubah-ubah sesuai keterangan pelapor.

Keterangan ini disampaikan Iwan saat menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evi Nurul Hidayati, S.H., maupun penasihat hukumnya, Advokat Rachmat Idisetyo, S.H. dan Advokat Joko Siswanto, S.Kom., S.H., CTA.

Baca Juga :  Wabup Bone Hadiri TPKAD Summit 2025, Dorong Penguatan Akses dan Inklusi Keuangan di Sulsel

Hal menarik terjadi saat Hakim Anggota Nurrachman Fuadi, S.H., M.H. menanyakan alasan Iwan tidak menaikkan tawaran ganti rugi. Dengan tegas Iwan menjawab, “Saya melawan karena tidak ingin ada korban berikutnya. Pihak Thomas sendiri yang tidak mau bernegosiasi, dan saya tahu sudah banyak teman-teman sesama seniman konten kreator diperlakukan sama olehnya.”

Usai sidang, Iwan menyatakan puas dapat memberikan keterangan secara jujur tanpa rekayasa. Ia juga mengapresiasi jalannya sidang serta pertanyaan dari JPU dan majelis hakim yang menurutnya membuat perkara ini semakin terang benderang.

Sidang ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa, 14 Oktober 2025 dengan agenda pembacaan tuntutan JPU.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone
Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses
KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader
Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar
Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader
Kunjungi Mako Brimob Makassar, Kapolda Sulsel Tekankan Kesiapsiagaan dan Kepercayaan Publik
Karhutla Masih Mengancam, SEMMI Bone Desak Presiden Prabowo Evaluasi dan Copot Menteri Kehutanan
Hutan Terus Terbakar, Udara Semakin Tercemar: Sampai Kapan Kesehatan Masyarakat Harus Jadi Korban?

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:15 WITA

Peredaran Sabu di Kajuara Terbongkar, 9 Orang Diamankan Satresnarkoba Polres Bone

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:27 WITA

Ketika Kampus Lebih Sibuk Menghitung Biaya daripada Memperjuangkan Akses

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:24 WITA

KEPMI Bone Latenriruwa Siapkan Tudang Sipulung 2026, Ketua Umum Serukan Soliditas dan Persaudaraan Kader

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:06 WITA

Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Kapolda Sulsel Turun Langsung Bersihkan Kanal Makassar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Udara Sulsel Memburuk, Ketum KEPMI Bone Keluarkan Imbauan Tegas untuk Seluruh Kader

Berita Terbaru