Jalan Poros Sampang Banyuates–Kedungdung Rusak Parah, Warga Kecewa Janji Bupati Tak Terealisasi

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, TRISAKTINEWS.COM — Kondisi jalan poros Kabupaten Sampang yang menghubungkan Kecamatan Banyuates – Kedungdung kondisi yang memprihatinkan, Senin, (8/9/2025)

Bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan, jalan tersebut kini dipenuhi lubang, rusak parah, becek dan licin bahkan sulit dilalui saat musim hujan.

Hal ini menimbulkan keresahan masyarakat yang setiap hari harus melewati jalur tersebut untuk beraktivitas.

Pantauan awak media dilokasi badan jalan tampak berlubang dan bergelombang. Ketika hujan turun, jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang licin dan berbahaya.

Sementara saat musim kemarau, debu tebal beterbangan hingga mengganggu pernapasan warga maupun pengguna jalan.

Warga setempat, Ahmad Fauzi (31) penggagas peduli masyarakat,l mengungkapkan kekecewaannya kepada pemerintah kabupaten Sampang khususnya H Slamet Junaidi Bupati Sampang yang dulu berkoar-koar untuk memperbaiki jalan poros kabupaten yang ada di desa Lar-la, namun janji itu tidak terealisasi hanya omong kosong belaka.

Baca Juga :  Kapolres Gresik Pimpin Commander Wish, Tegaskan Polri Presisi dan Pelayanan Humanis

“Masyarakat seakan dibohongi dengan janji yang dilontarkan ke masyarakat 2 periode jadi Bupati sedikitpun tidak ada reaksi terhadap rakyatnya yang tiap hari menjerit dengan kondisi jalan yang parah,” ungkapnya.

Menurutnya, Dirinya tidak mampu memperbaiki jalan poros tersebut, karena dana yang ia gagas dari amal-amal bersama masyarakat itu tidak seberapa dan cukup beli sertu saja.

“Kami lakukan ini peduli antar sesama agar tidak banyak korban berjatuhan dengan melewati jalan yang begitu memprihatinkan,” kata Fauzi dengan nada lesunya.

“Kami sudah sering menyampaikan aspirasi agar jalan ini diperbaiki, tapi sampai sekarang tidak ada perhatian dari pemerintah. Padahal jalan ini adalah akses utama yang digunakan untuk membawa hasil panen, sekolah, hingga ke rumah sakit,” ujarnya.

Kerusakan jalan poros kabupaten Sampang ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada roda perekonomian. Ongkos transportasi semakin mahal karena kendaraan sering mengalami kerusakan.
Tak jarang, sopir enggan melewati jalur tersebut karena khawatir terjebak lumpur atau mengalami kecelakaan, pungkas nya.

Baca Juga :  Polres dan Kodim 0817 Gresik Bersinergi Jaga Kamtibmas Lewat Patroli Skala Besar

Tokoh masyarakat setempat, Suja’i, menegaskan bahwa pemerintah kabupaten Sampang seharusnya segera turun tangan.

“Jalan ini urat nadi masyarakat. Kalau terus dibiarkan, bukan hanya ekonomi yang terganggu, tapi juga keselamatan warga terancam. Kami berharap pemerintah kabupaten segera mengambil langkah konkret, bukan hanya janji,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tindakan nyata dari pemerintah daerah terkait perbaikan jalan poros kabupaten tersebut.

Warga berharap agar perbaikan segera direalisasikan, mengingat jalur itu merupakan akses vital yang menghubungkan antar desa Tlagah, desa Lar-lar dan Desa Batoporo hingga kecamatan.

Penulis : Redho

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman
WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU
Andi Akmal Pimpin Rapat Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Bone Bidik Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University
Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin
TK Islam Athirah Bukaka Bone Cetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi
AE Lamone Juara Kapolres Cup 2026 Bone, Siap Wakili Bone di Kapolda Cup Road to Kapolri Cup
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:51 WITA

Dari Kultur HMI hingga Bersama Menuju Gelar Doktor : Kiprah Jumrah dan Mukhawas Mengabdi di Uniasman

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WITA

WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:20 WITA

Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:19 WITA

IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:39 WITA

Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin

Berita Terbaru

Opini

Menyerah dengan Lebih Estetik

Sabtu, 4 Jul 2026 - 09:10 WITA