Hampir Tiga Bulan, Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tellu Siattinge Belum Temui Titik Terang

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Kasus dugaan pengerookan yang terjadi di Desa Ulo, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan, meskipun telah berjalan hampir tiga bulan sejak dilaporkan.

Sainul Bahri (27), pelapor sekaligus korban, mengungkapkan kekecewaannya kepada Trisaktinews.com atas lambannya proses penanganan kasus ini oleh pihak kepolisian.

“Iye, sekitar tiga bulanmi ini kejadian, dan hampir tiap hari saya lihat itu terduga pelaku masih berkeliaran. Terakhir saya ketemu Kanit Reskrim Polsek Tellu Siattinge, dia bilang cuma masalah waktu. Tapi sampai sekarang belum juga ditangkap pelakunya,” ujar Sainul, Senin (2/6/2025).

Baca Juga :  Polsek Tellu Siattinge Bantah Tuduhan Lamban Tangani Kasus Pencurian Sapi, Tegaskan Penyelidikan Masih Berlanjut

Sementara itu, Kapolsek Tellu Siattinge, Iptu Andi Muh. Siregar, saat dikonfirmasi oleh Trisaktinews.com, menjelaskan bahwa pihaknya sudah menjalankan proses hukum. Namun, penanganan kasus ini tertunda karena adanya permintaan dari pihak desa untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

“Iya betul, kami sudah melakukan proses hukum. Tapi aparat desa Ulo, dalam hal ini Pak Sekdes, meminta agar prosesnya ditunda karena korban dan terduga pelaku ini satu kampung. Pak Sekdes juga yang akan memediasi bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Saat ini kami masih menunggu pemberitahuan dari pihak desa,” terang Iptu Siregar.

Baca Juga :  Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Perdana Subsidi Makassar–Bone dengan ATR 72-500

Situasi ini menimbulkan pertanyaan dari publik terkait komitmen aparat dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan. Meski pendekatan mediasi sering dilakukan dalam kasus antarwarga, masyarakat berharap agar proses hukum tetap berjalan dan tidak diabaikan.

Kasus ini kini menjadi sorotan, terutama karena menyangkut kepercayaan warga terhadap penegakan hukum di tingkat lokal. (*/iwn)

Berita Terkait

WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk
Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU
Andi Akmal Pimpin Rapat Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Bone Bidik Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi
IAI Rawa Aopa Konawe Selatan Jadi Co-Host Kolaborasi Internasional Binus University dan Sydney University
Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin
TK Islam Athirah Bukaka Bone Cetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi
AE Lamone Juara Kapolres Cup 2026 Bone, Siap Wakili Bone di Kapolda Cup Road to Kapolri Cup
Raker DMI Bone, Andi Akmal Pasluddin Ajak Pengurus Jadikan Masjid Pusat Pembinaan dan Pemberdayaan Umat
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:03 WITA

WIB Desak Keterbukaan Dana CSR, DPRD Bone Minta Tim Pengawas dan Perbup Segera Dibentuk

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:20 WITA

Kortastipidkor Polri Sita Aset Rp671 Miliar, PB HMI Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:22 WITA

Andi Akmal Pimpin Rapat Persiapan Porprov Sulsel XVIII, Bone Bidik Sukses Penyelenggaraan dan Prestasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 22:39 WITA

Ukir Sejarah di HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Bontocani Raih Penghargaan Perdana di Bawah Kepemimpinan AKP Kamaluddin

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:28 WITA

TK Islam Athirah Bukaka Bone Cetak Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Berita Terbaru

Opini

Menyerah dengan Lebih Estetik

Sabtu, 4 Jul 2026 - 09:10 WITA