DPRD Luwu Utara dan Luwu Perjuangkan Provinsi Luwu Raya di Jakarta

- Jurnalis

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, TRISAKTINEWS.COM — Legislator asal Luwu Raya kembali menyuarakan aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya dalam forum perencanaan pembangunan nasional yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Selasa (13/01/2026).

Aspirasi tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, bersama Wakil Ketua DPRD Luwu Utara, Hamka Muslimin, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Zulkifli, yang hadir dalam kegiatan tersebut sebagai perwakilan daerah.

Dalam forum itu, Husain menegaskan bahwa pemekaran Provinsi Luwu Raya merupakan aspirasi kolektif masyarakat yang telah diperjuangkan sejak lama. Ia menyebut perjuangan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga unsur legislatif dan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Bukan di Ruang Rapat, Kebersamaan Pemimpin Sulsel dan Bone Justru Terlihat di Lapangan Hijau

“Pemekaran Provinsi Luwu Raya adalah aspirasi bersama masyarakat Luwu Raya yang telah diperjuangkan sejak lama,” ujar Husain di hadapan perwakilan pemerintah pusat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Zulkifli, menekankan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya memiliki landasan historis yang kuat. Menurutnya, pemekaran wilayah tersebut merupakan bagian dari janji Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, kepada Datu Luwu Andi Djemma pascakemerdekaan Indonesia.

“Ini bukan sekadar wacana, tetapi memiliki legitimasi sejarah. Pemekaran Luwu Raya merupakan janji Ir. Soekarno kepada Datu Luwu Andi Djemma,” kata Zulkifli.

Baca Juga :  Ketua Fraksi Golkar Luwu Utara Dukung Kebijakan Dana PEN Untuk Pemulihan Ekonomi

Para legislator berharap pemerintah pusat, khususnya melalui Bappenas, dapat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi pembentukan Provinsi Luwu Raya. Mereka menilai pemekaran wilayah ini akan mendorong percepatan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pemerataan ekonomi di wilayah tersebut.

Adapun wilayah yang diusulkan masuk dalam Provinsi Luwu Raya meliputi Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Luwu Timur, dan Kota Palopo. Pembentukan provinsi baru dinilai strategis untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan utara Sulawesi Selatan.

Penulis : Kaisar

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone
HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih
SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone
Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air
HIMATER UNIM Bone dan HIMAPTEK UMSI Gelar Abdi Desa, Ajarkan Ini Untuk Masyarakat Padatuo
Peringati HUT Bhayangkara ke-80, Satbrimob Sulsel Gelar Kejuaraan Menembak Kapolda Cup XI
Mahasiswa KKN Unhas Luncurkan “Bulucenrana Smart Village Center”, Dorong Transformasi Desa Berbasis Digital
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:30 WITA

Soal Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone, Wasekum KOHATI PB HMI Desak Polisi dan BK Tindak Ketua DPRD Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:23 WITA

HMI Bone Kecam Dugaan Penganiayaan Staf, BK DPRD Bone Diminta Bertindak Tanpa Tebang Pilih

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:27 WITA

SEMMI Minta BK Bertindak Tegas Atas Dugaan Perlakuan Tak Pantas Ketua DPRD Bone

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WITA

Wabup Bone Perkuat Sinergi dengan Kemenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf di Kantor, Korban Mengaku Dilempari Hingga Disiram Air

Berita Terbaru