Bupati Luwu Utara Buka Rakor Dukcapil se-Sulsel: Dorong Sinergi dan Digitalisasi Layanan Adminduk Lewat Program KISAK

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 15:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUTRA, TRISAKTINEWS.COM — Rapat Koordinasi (Rakor) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dipusatkan di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) resmi dibuka oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Kamis (24/7/2025), di Aula La Galigo Kantor Bupati.

Rakor Disdukcapil ini dihadiri oleh Kadis Dukcapil dari 24 daerah kabupaten dan kota se-Sulsel. Hadir pula Kadis Dukcapil Provinsi Sulsel, Iqbal Suhaeb, Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, dan Ketua TP-PKK Luwu Utara, Ny. Misnawati Andi Abdullah Rahim beserta pengurus PKK Lutra lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Abdullah Rahim menekankan pentingnya membangun koordinasi sinergi, dan kolaborasi dalam rangka untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di wilayah daerah kabupatan/kota masing-masing.

”Pertemuan kita pada hari ini merupakan forum penting dalam rangka untuk mengevaluasi kinerja kita, sekaligus sebagai wadah bagi kita semua untuk menyusun rencana strategis dalam upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan adminduk di wilayah kita masing-masing,” jelasnya.

Menurutnya, administrasi kependudukan ini memegang peranan sentral dan penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. ”Data kependudukan yang akurat menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan, bansos, pelaksanaan pemilu, serta berbagai pelayanan publik lainnya,” jelasnya.

Baca Juga :  BKN Panggil Bupati Luwu Utara Gara-Gara Mutasi ASN Manual

Oleh karena itu, kata dia, peningkatan kualitas pelayanan dukcapil merupakan prioritas utama bagi pemerintah daerah. ”Kita telah melihat upaya signifikan dalam peningkatan pelayanan dukcapil, termasuk penerapan sistem pelayanan berbasis digital dan pelaksanaan program KISAK,” jelasnya.

KISAK merupakan akronim dari Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan, yang memiliki makna sebagai bentuk kerja sama, sinergi, dan kolaborasi antara Dinas Dukcapil dan Tim Penggerak PKK dalam upaya untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil.

Pada kesempatan itu, alumnus Teknik Unhas ini tak lupa menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kelancaran kegiatan Rakor Dukcapil yang dirangkaikan dengan Sosialisasi KISAK oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Utara.

”Dengan semangat kebersamaan ini, kita wujudkan pelayanan dukcapil berkualitas, profesioanal, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita jadikan rakor dan sosialisasi KISAK ini sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja kita dalam melayani masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kadis Dukcapil Provinsi Sulsel, Iqbal Suhaeb, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kependudukan dan pencatatan sipil merupakan instrumen vital dan paling penting dalam pelayanan dasar di berbagai sektor pelayanan publik yang ada, seperti kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga :  Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

“Dukcapil itu adalah dasar dari semua pelayanan publik. Kalau kita tidak memiliki data administrasi kependudukan yang lengkap, pasti kita tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, termasuk tak bisa mendapatkan bantuan sosial, dan bantuan lainnya,” terangnya.

Untuk itu, mantan Pejabat sementara Bupati Luwu Utara ini menyarankan agar dilakukan sosialisasi yang masif terkait dengan pelayanan administrasi kependudukan di fasilitas-fasilitas umum lainnya agar seluruh masyarakat di Sulsel dapat memiliki dokumen kependudukan yang lengkap.

“Setiap ada keramaian-keramaian, Dinas Dukcapil bisa memberikan pelayanan kependudukan. Saya kira ini juga merupakan terobosan atau inovasi tersendiri yang bis akita lakukan untuk mempercepat cakupan dokumen kependudukan di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Ketua DMI Sulsel ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Luwu Utara, Muhammad Kasrum, dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dilakukannya rakor ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya adminduk dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan keterlibatan TP-PKK Luwu Utara, utamanya dalam menyukseskan program KISAK. Untuk itu, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada TP-PKK, dan semoga masalah adminduk dapat segera kita atasi melalui program ini,” pungkasnya.(*/kaisar)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA