Meriah dan Penuh Warna, HUT ke-26 Luwu Utara Tampilkan Parade Budaya Nusantara

- Jurnalis

Selasa, 20 Mei 2025 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU UTARA, TRISAKTINEWS.COM —  Puncak peringatan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Luwu Utara berlangsung meriah pada Senin, 20 Mei 2025.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Taman Siswa (Tamsis) Masamba ini menjadi ajang ekspresi kekayaan budaya dan identitas adat daerah. Ribuan warga, termasuk ASN dan berbagai elemen masyarakat, tampil memukau dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai etnis yang ada di 15 kecamatan.

Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam melestarikan dan mengekspresikan keberagaman budaya yang menjadi ciri khas daerah berjuluk Bumi La Maranginang ini. Pakaian adat dari etnis Bugis, Toraja, Mandar, Jawa, Bali, dan lainnya tampak memperindah suasana, mencerminkan semangat persatuan di tengah perbedaan.

Rangkaian acara dimulai dengan parade defile dari masing-masing kecamatan yang menampilkan busana adat khas wilayahnya. Di kesempatan ini juga dipaparkan potensi dan keunggulan tiap kecamatan, menambah wawasan masyarakat tentang kekayaan sumber daya yang dimiliki Luwu Utara.

Baca Juga :  Rakor Pra Pleno Rekapitulasi DPS Pilkada 2024, Bawaslu Bone Sampaikan Untuk Selalu Berkoordinasi

Puncak acara ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, seperti Bupati Andi Abdullah Rahim, Wakil Bupati Jumail Mappile, serta tamu kehormatan dari berbagai instansi dan wilayah, termasuk mantan Bupati Luthfi Andi Mutty dan Arifin Djunaedi, serta Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati yang hadir secara daring.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rahim menyampaikan bahwa tema Hari Jadi kali ini adalah “Membangun Luwu Utara yang Unggul, Terkemuka, dan Akseleratif”, selaras dengan arah pembangunan provinsi dan RKPD Luwu Utara 2025.

Andi Rahim juga menegaskan komitmen pemerintahannya dalam membenahi persoalan kebencanaan, meningkatkan pelayanan publik, dan memperkuat tata kelola daerah. Ia menyebutkan sejumlah terobosan, seperti pencetakan sawah seluas 2.800 hektare—terluas di Sulsel—dan pengembangan Kecamatan Seko sebagai pusat susu nasional.

Baca Juga :  Mutasi ASN Bermasalah, Pemkab Luwu Utara Terancam Pemblokiran Data Kepegawaian

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan tantangan keterbatasan APBD sebagai pemicu untuk lebih kreatif mencari sumber anggaran dan memperluas kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Wagub Fatmawati memberikan apresiasi atas capaian pembangunan Luwu Utara dan mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan demi kemajuan daerah. Ia menyebut bahwa usia 26 tahun merupakan momentum untuk memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Peringatan Hari Jadi XXVI ini menjadi penanda penting perjalanan Luwu Utara sebagai daerah yang kaya akan keberagaman budaya, potensi daerah, serta semangat gotong royong warganya menuju masa depan yang lebih unggul dan berdaya saing. (*/ksr)

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA