Bupati Bone Dampingi Menteri PKP Serahkan Rumah untuk Korban Demonstrasi Makassar

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 07:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, TRISAKTINEWS.COM — Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M menghadiri secara langsung kunjungan kerja menteri perumahan dan kawasan permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam rangka serah terima kunci rumah kepada korban peristiwa demonstrasi makassar

Turut hadir, Menteri dalam negeri Tito Karnavian, wakil gubernur sulawesi selatan, ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, beberapa bupati dan walikota di sulawesi selatan, dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung pada perumahan BTN Grand Sulawesi Bontomarannu, Kampung Lette, Romang Lompoa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga :  Sekda Sinjai Hadiri Rapat Klinik RTRW, Dorong Tata Ruang yang Selaras dan Responsif

Dalam kesempatan itu orang tua Sarina Wati (25) bernama Hatimang (51), korban meninggal aksi kericuhan di Kantor DPRD Makassar mendapatkan rumah dari negara diserahkan menteri perumahan dan kawasan permukiman (PKP) Maruarar Sirait.

Sarinawati (25), warga Dusun Bempesu, Desa Kalero, Kecamatan Kajuara, Bone, meninggal dalam insiden kebakaran Kantor DPRD Kota Makassar saat demonstrasi. Sebagai bentuk kepedulian, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., bersama Ketua TP PKK Hj. Maryam Andi Asman, menyambangi rumah duka pada Minggu (31/8/2025) lalu.

Baca Juga :  Masalah Yang Terjadi Di Bone, Andi Mangunsidi : Dengan BerAmal Gampang Terselesaikan

Dalam kesempatan itu, Bupati Bone menyampaikan doa dan dukungan moril, sekaligus memberikan bantuan khusus dengan memberangkatkan ibunda Sarinawati menunaikan ibadah umrah. Biaya keberangkatan tersebut ditanggung langsung oleh Bupati dengan dana pribadinya.

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital
Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?
Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?
Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?
Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca
Pelajar dan Masyarakat Gunakan Akses Sementara Selama Pembangunan Jembatan Baru di Desa Lemoape Kecamatan Palakka
Ketika Buku Jadi Barang Mewah: Krisis Literasi Indonesia yang Terabaikan
Media Sosial dan Krisis Fokus Pelajar di Era Digital
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:26 WITA

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:21 WITA

Kelebihan Beban Teks: Mengapa Mahasiswa yang Mengetik Ribuan Chat Malah Lelah Membaca Buku?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:16 WITA

Romantisasi Buku di Media Sosial: Mahasiswa Membeli untuk Membaca atau Sekedar Konten?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:13 WITA

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WITA

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Berita Terbaru

Daerah

Menjadi Pengguna Bijak di Tengah Gempuran Distraksi Digital

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:26 WITA

Daerah

Aksara Lontara di Era Modern: Bertahan atau Hilang Perlahan?

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:13 WITA

Daerah

Generasi Muda Ambil Peran dalam Pelestarian Songkok Recca

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:10 WITA